Eks Lubang Galian Tambang Batubara Jadi Perhatian Khusus DLH 

1579

KabarKalimantan, Batulicin – Sudah puluhan tahun lubang bekas tambang batubara yang tersebar di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu belum tersentuh reklamasi oleh dinas terkait.

Pasalnya, hanya sebagian pemilik Izin Usaha Penambangan Operasi Produksi (IUP OP) yang menyetorkan dana jaminan reklamsi ke pemerintah daerah. Kondisi ini tentu membuat tak nyaman warga yang bermukim di sekitar lingkar tambang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu Rahmat Prapto Udoyo mengatakan, bekas lubang tambang batubara yang ada saat ini, rata – rata perijinan IUP OP-nya sudah mati, hanya beberapa perusahaan saja yang masih melakukan ekploitasi.

Kegiatan pasca penambamgan batubara, hanya meninggalkan sisa lubang-lubang tanpa direklamasi. Dan, kini menjadi perhatian serius oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu.

“Berdasarkan data yang dimiliki DLH Tanah Bumbu, sejumlah perizinan usaha (IUP OP) yang ada di Tanbu sudah berakhir dan hanya meninggalkan lubang eks tambang,” kata Rahmat kepada Redkal.com, Jumat (18/7/2019) siang.

Ia menambahkan, pihaknya kini sudah mengkoordinasikan ke Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi kalsel terkait eks lubang tambang batubara yang belum direklamasi, akan dimanfaatkan lokasi budidaya ikan dan sumber air.

“Kami juga sudah ke KLHK, masalah reklamasi agar ditunjuk pengawasannya,” tegasnya.

Menurut peraturan ESDM yang baru, reklamasi merupakan kegiatan penataan areal tambang, bukan kegiatan menutup lubang bekas tambang.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here