Ekspor Impor Kalsel pada Agustus Surplus US$ 481,21 Juta

5

KabarKalimantan, Banjarbaru -Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel pada Agustus 2019, neraca perdagangan ekspor-impor Kalsel mengalami surplus sebesar US$ 526,3 juta.

Kepala BPS Kalsel Diah Utami di Kantor BPS, Senin (1/10/2019) mengatakan, perkembangan nilai ekspor Kalsel melalui pelabuhan di Kalsel pada Agustus 2019 mencapai angka US$ 580,18 juta. Turun sebesar 6,85 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor Juli dengan angka sebesar US$ 622,84 juta.

Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu pada Agustus 2018 yang hanya mencapai US$ 741,02, perkembangan ekspor ini sedikit mengalami penurunan. “Kalau dilihat dari tahun lalu, ini turun sebesar 21,71 persen,” Kata Diah Utami.

Berdasarkan kode Harmonized Syistem (HS) 2 digit, lanjut Diah, kelompok utama penyumbang komoditi ekspor terbesar Agustus 2019, meliputi bahan bakar mineral sebesar US$ 483,32 juta, disusul lemak dan minyak hewani/nabati yang menyumbang ekspor sebesar US$ 79,89 juta, dan produk kimia dengan nilai ekspor US$ 10,29 juta.

Baca Juga :   Juni 2019, TPK Hotel di Kalsel Meningkat

Sedangkan berdasarkan kontribusinya, kelompok bahan bakar mineral memberikan kontribusi terbesar, yaitu 83,31 persen terhadap total ekspor kalsel pada Agustus 2019, disusul lemak dan minyak hewani/nabati sebesar 13,77 persen dan produk kimia sebesar 1,77 persen.

Untuk tujuan utama ekspor Kalsel dengan nilai tertinggi pada Agustus 2019, masih ke Negara Tiongkok dengan nilai sebesar US$ 222,12 juta. Kemudian disusul Negara India dengan nilai US$ 81,46 juta dan Jepang di urutan ketiga dengan nilai sebesar US$ 72,40 juta. Dan diurutan ke empat dan kelima yaitu, Malaysia dengan nilai US$ 53,18 dan Korea Selatan dengan jumlah sebesar US$ 43,78 juta.

“Nilai ekspor Kalsel pada Agustus kelima negara itu turun sebesar 0,13 persen dibandingkan pada Juli 2019,” terangnya.

Sementara itu, untuk perkembangan impor Kalsel pada Agustus 2019 yang mencapai angka US$ 98,97 juta, menurut Diah, mengalami kenaikan sebesar 2,51 persen jika dibandingkan dengan nilai impor Juli 2019 yang mencapai angka US$ 96,55 juta.

Baca Juga :   Mei 2019, Ekspor Kalsel Naik 3,11 Persen dan Impor Turun 27,10 Persen

Untuk nilai impor tertinggi Kalsel pada Agustus 2019 menurut kelompok barang, berasal dari Negara Singapura dengan nilai sebesar US$ 50,61 juta. Kemudian disusul dari Jepang dengan nilai impor sebesar US$ 23,62 juta dan disusul Negara Malaysia dengan nilai impor sebesar US$ 12,79 juta.

“Tapi kalau dilihat secara keseluruhan, neraca perdagangan ekspor impor kalsel pada Agustus 2019 menunjukkan nilai yang positif. Neraca perdagangan ini surplus sebesar US$ 481,21 juta,” terangnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here