Sel. Mar 31st, 2020

Embung Kelumpang Hilir, Baru Setahun Sudah Dua Kali Ambruk

1 min read

KabarKalimantan, Kotabaru – Embung yang berada di antara Desa Serongga dan Desa Tegalrejo, Kelumpang Hilir, Kabupaten kotabaru yang pembangunannya dikerjakan sejak 2016 lalu dipastikan belum bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

Memang, pembangunan embung yang dibangun menggunakan dana pemerintah daerah tersebut sudah selesai pada tahun lalu. Namun, ada beberapa kondisi bangunannya yang mengalami kerusakan. Sehingga, embung tersebut belum bisa difungsikan untuk menampung air sebagaimana mestinya.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kotabaru Adi Noryanto tak menampik, adanya kerusakan pada sebagian bangunan embung tersebut.

Ia mengatakan, ambruknya bangunan fisik itu terjadi sekitar awal tahun lalu. Bahkan, ada juga sebagian yang sudah rusak sejak 2017 lalu. Akan tetapi, pihak Dinas Bina Marga tak berwenang untuk memperbaikinya, sebab hal itu menjadi kewajiban pihak kontraktor, karena masih dalam waktu pemeliharaan.

Baca Juga :   Jalasenastri Lanal Kotabaru Serbu Masyarakat Pesisir

“Memang, sepengetahuan kami sudah mengalami dua kali ambruk, dan masalahnya pun sudah sampai ke kejaksaan,” kata Adi Noryanto saat ditemui wartwan Kabar Kalimantan, Rabu (7/3).

Pun demikian, lanjut Adi Noryanto, pihaknya tetap mengkoordinasikan persoalan ambruknya bangunan fisik embung itu dengan pihak kontraktor. Pihak kontraktor pun menyatakan bertanggungjawab dan bersedia melakukan perbaikan.

“Sementara ini, kami sudah menjalin komunikasi. Namun, hanya sebatas lisan saja. Nanti, akan dibuat secara tertulis dilengkapi materai agar bisa disampaikan ke pihak kejaksaan,” jelas Adi.

ARDIANSYAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.