Empat Caleg Banjarmasin Terindikasi Bagi ‘Duit’

2 min read
30

KabarKalimantan, Banjarmasin – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin menemukan empat Caleg yang diduga melanggar aturan Pemilu. Membagi amplop berisikan ‘duit’ melalui perantara kepada warga.

Komisioner Bawaslu Banjarmasin Subhani mengatakan, dugaan tindak pidana Pemilu ini ditemukan saat pihaknya melakukan patroli. Itu juga diperkuat dari laporan masyarakat yang dinilai mulai gerah melihat pesta demokrasi tercoreng oleh money politic.

“Ada Caleg bagi duit di masa tenang, membagi amplop berisi uang pecahan Rp 50 ribu dan kertas bertuliskan ajakan nyoblos si Caleg ,” ucap Subhani di Kantor Bawaslu Banjarmasin, Selasa (16/4/2019).

Baca Juga :   Punya Masa Depan Gemilang, Tanah Bumbu Butuh Pemimpin Muda Cemerlang

Subhani menjelaskan, keempat Caleg terduga itu masing-masing dua orang di tiap kecamatan. Dari Kecamatan Banjarmasin Tengah, berinisial NV dan MS. Sedangkan di Kecamatan Banjarmasin Timur berinisial TN dan NL.

“Kalau Banjarmasin Tengah itu dapil kota dan provinsi. Kalau Banjarmasin Timur semuanya dari dapil kota,” terangnya.

Baca Juga :   2018, IPM Kalsel Dipertaruhkan Setelah Dana Pendidikan Dipangkas

Kasus ini ujar Subahani masih dalam proses. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Sentra Gakumdu setempat. Setelah itu dijadikan temuan, baru akan segera diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dugaan itu melanggar pasal 523 ayat 2 terkait menjanjikan uang di masa tenang. Sanksinya empat tahun penjara dan denda,” katanya.

Kalau indikasi itu benar dan terbukti, apakah Caleg tersebut dicoret secara administrasi? Kata Subhani, ini masih masih berupa temuan, prosesnya pun akan bertahap.

Baca Juga :   Warga Pelosok Kotabaru Pilih Sekolah ke Kaltim

“Kami kejar pidanaya dulu. Semoga ini juga menjadi pelajaran bagi Caleg yang lain. Jangan melakukan politik uang, karena ini berupa tindak pidana,” tegasnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *