Menu

Mode Gelap

Hukrim · 9 Nov 2021 14:15 WIB ·

Empat Pelaku Investasi Bodong yang Beraksi di Bumi Bersujud Diringkus, Polisi Perkirakan Masih Ada Pelaku Lainnya


 Foto : pelapor/korban Perbesar

Foto : pelapor/korban

KabarKalimantan, Batulicin – Unit Resmob Polres Tanah Bumbu berkerjasama dengan Resmob Polres Kabupaten Paser, Kalimantan Timur berhasil melakukan penangkapan terhadap dua pasangan suami istri (Pasutri) termasuk dua tersangka lainnya, yang diduga pelaku investasi bodong.

Keempat pelaku yakni Noorman Efendi dan Maria Sari warga Jalan Batu Benawa, Gang Garuda, Desa Bersujud, serta Muhammad Fahri dan Normiati warga Jalan Pesantren RT 9 RW 3, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat tersebut berhasil diringkus di Desa Kerayaan Sentosa, Gunung Kijang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (6/11/2021) lalu.

“Saat ini keempat pelaku sudah ditahan di ruang tahanan Polres Tanah Bumbu, dan selanjutnya dilakukan penyidikan mendalam,” ungkap Kapolres Tanah Bumbu AKBP Himawan Sutanto Saragih melalui Kasi Humas Polres AKP H I Made Rasa, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga :   Ketahuan Mencuri, Juru Parkir Ditangkap Warga Kelayan Luar

Setelah tertangkapnya empat pelaku investasi bodong tersebut, sejak Minggu (7/11/2021) terlihat sejumlah warga juga mendatangi Kantor Polres Tanbu untuk melapor sebagai korban.

Sejumlah warga pun dimintai keterangan untuk memastikan mana yang jadi korban dan belum menerima uang sama sekali dari tersangka. Sebab, sejauh ini ternyata sudah ada juga yang pernah menerima uang.

“Intinya begini, kami mencari korban yang benar-benar sama sekali belum menerima uang dari pelaku. Mereka yang datang tidak semuanya melapor, tapi dipilih-pilih untuk kasus ini, karena yang datang tadi malam saja sekitar 20 orang dan hari ini juga banyak,” katanya.

Baca Juga :   Polda Kalsel Ringkus Pembobol Harta Karun

Dia mengatakan, pelapor utama sudah ada, tinggal sejumlah saksi untuk penanganan perkara tersebut. Pihak Polres Tanbu, lanjutnya, saat ini masih mencari yang benar-benar korban, karena di antara mereka ada yang sudah pernah menerima sebagian uangnya dan ada juga yang belum sama sekali.

Terpantau, kurang lebih sebanyak 20 warga datang ke Polres Tanbu untuk menyampaikan apa yang dialaminya saat ikut berinvestasi dengan para pelaku.

Salah satunya Rusdiah. Ia yang tergiur dengan keuntungan besar yang dijanjikan pelaku merasa sangat dirugikan. Sebab, ia sudah berinvestasi sejumlah Rp 1 miliar dan Rp 50 juta.

Baca Juga :   Dua Warga Teluk Tiram Kepergok Nyabu

“Saya berharap uang saya dapat dikembalikan. Karena saya sudah ditipu. Dan, saya minta polisi dapat melakukan proses hukum terhadap pelakunya,” kata Rusdiah.

Rusdiah menceritakan terkait investasi bodong itu. Awalnya ia dikenalkan oleh teman. Ia ikut tergiur karena temannya sudah ada yang pernah berhasil.

“Itu lah sebabnya saya tertarik untuk ikut berinvestasi. Tapi malah sampai saat ini belum ada keuntungan yang saya dapat, bahkan uang yang saya investasikan pun tak kembali. Saat ini saya cuma berharap uang bisa kembali,” katanya.

Pelaku invetasi bodong yang beraksi di Tanah Bumbu ini diperkirakan puluhan orang lebih, dan saat ini Polres Tanbu masih melakukan pengusustan.

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sebuah Ruko di Bantaran Sungai Kelayan Roboh, Tujuh Orang Nyaris Tertimbun Reruntuhan Bangunan

27 November 2021 - 13:35 WIB

Bawa Narkoba, Aliansyah Ditangkap di Depan RS Ciputra

26 November 2021 - 18:31 WIB

Seorang Sopir Kedapatan Membawa Sabu-sabu

26 November 2021 - 01:30 WIB

Tim Buser Gabungan Ringkus Tersangka Penganiaya Wakar di Simpang Anem

19 November 2021 - 22:34 WIB

Seorang Wakar Ditemukan Bersimbah Darah

19 November 2021 - 17:15 WIB

DJBC Kalbagsel Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Miras Ilegal

19 November 2021 - 00:53 WIB

Trending di Hukrim