Menu

Mode Gelap

Potret Warga · 4 Jan 2018 12:41 WIB ·

Euforia Film Pangeran Antasari


 Suasana nonton bareng Film Pangeran Antasari di Taman Budaya Kalsel, Rabu malam (3/1/2017). Redkal.com Perbesar

Suasana nonton bareng Film Pangeran Antasari di Taman Budaya Kalsel, Rabu malam (3/1/2017). Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Film Pangeran Antasari “Haram Manyarah Waja Sampai ka Puting” sukses menarik perhatian masyarakat. Setelah pemutaran perdana di Studio Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin pada Senin (1/1/2018), sejumlah tempat dan komunitas di Banjarmasin turut menggelar nonton bareng pemutaran film tersebut.

Gedung Balairungsari Taman Budaya Kalsel, misalnya. Gedung pertunjukkan satu-satunya di Kalsel itu berubah menjadi bioskop alternatif, Rabu (3/1/2018) malam. Sebuah proyektor menyala mengarah ke dinding panggung untuk pemutaran film epos perang banjar itu.

Baca Juga :   Cerita Haru Nenek Sa’diah Mendapat Bedah Rumah TMMD

Sebelum film diputar, berkumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kursi penonton yang tersedia rupanya tak cukup menampung. Sebagian penonton rela berdiri dan sebagian lagi duduk lesehan di lantai. Sambil menikmati film, ada minuman dan kudapan yang siap disantap.

“Ini sudah pemutaran malam ketiga,” kata Kepala Bidang Pemeliharaan Kebudayaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kalsel, Akhmad Subekti. Malam sebelumnya pemutaran film juga digelar di kawasan Mingguraya Banjarbaru.

Baca Juga :   FSB akan Gelar Workshop Acting dan Film Editing

Menurut pria yang akrab disapa Paman Anang itu, masyarakat sangat antusias untuk menyaksikan film yang diolah dari dana APBD tersebut. “Ada beberapa komunitas juga yang datang ke kantor saya meminta file film untuk menggelar pemutaran,” katanya.

Paman Anang mengatakan, nantinya Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kalsel bakal mengeluarkan surat edaran ke seluruh Kabupaten/Kota untuk menggelar pemutaran. Baik di kampung-kampung dan sekolah-sekolah. “itu juga sekalian distribusi,” uajarnya.

Baca Juga :   Ketika Ibnu Sina Berpuisi di Panggung Tongkang

Saat ini, kata Paman Anang lagi, Dikbud Kalsel tengah menunggu 300 keping VCD film epos perang banjar tersebut. Surat edaran yang akan dilayangkan ke berbagai daerah itu sekaligus sebagai upaya distribusi.

Sementara itu, sebuah komunitas yang menamakan diri Kampung Kita (Kaki) Banjarmasin juga siap menggelar pemutaran film. Mereka menyiapkan halaman samping Museum Wasaka di Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin sebagai tempat pemutaran pada Jumat (5/1) malam mendatang.

M ALI NAFIAH NOOR

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Model Banjarmasin Siap Bersaing di Kancah Internasional

31 Desember 2017 - 14:45 WIB

Keluarga Pensiunan TNI AL Menuntut Sertifikat Tanah

21 Desember 2017 - 22:56 WIB

Begini Nasib Wanita Korban Pernikahan Dini Asal Tapin

17 Desember 2017 - 21:09 WIB

Banjarmasin Pecahkan Rekor Dunia Makan Ipau Terbanyak

17 Desember 2017 - 21:00 WIB

Kapolda Kalsel Ingatkan Polisi Teladani Sifat Rasulullah

8 Desember 2017 - 14:48 WIB

Balangan Tanam 500 Bibit Pohon demi Revolusi Hijau

7 Desember 2017 - 17:34 WIB

Trending di Potret Warga