Rab. Jan 27th, 2021

Galang Donasi, Pemprov, Korem dan Polda Hasilkan Rp 622.250.000

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73, Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Korem 101 Antasari dan Polda Kalsel mengumpulan dana untuk didonasikan kepada para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Kegiatan yang bertajuk ‘Syukuran HUT TNI ke-73 dan Penggalangan Donasi Bencana Alam Palu dan Donggala tersebut digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (5/10/2018) malam.

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengatakan, penggalangan dana ini merupakan bagian dari upaya masyarakat Kalsel, TNI dan Polri dalam rangka HUT TNI ke- 73.

“Donasi ini untuk saudara-saudara kita yang mendapat musibah di Palu dan Donggala. Sebagai bentuk apresiasi yang dilakukan TNI, khususnya Korem 101 Antasari berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kepolisian Polda Kalsel, ” katanya.

Pria yang akrab disapa Paman Birin ini menuturkan, jumlah hasil donasi yang diperoleh dengan cara lelang kue ini melebihi harapannya.

“Biasanya, kalau di kampung-kampung paling Rp 200 ribu, tapi kali ini satu kuenya ada yang sampai dihargai Rp 3-40 juta. Inilah masyarakat Kalsel, masyarakat yang ramah dan senang melakukan sedekah khususnya untuk saudara-saudara yang mendapat musibah,” ucapnya.

Adapun donasi yang terkumpul dalam pelelangan amal tersebut sebesar Rp 622.250.000 yang diserahkan Paman Birin kepada Danrem 101 Antasari.

Sementara itu, Komandan Korem 101/Antasari, Kolonel Arm Syaiful Rahman mengucapkan terimakasih atas peran serta yang membanggakan dari Paman birin, Polda dan masyarakat yang diwakili pimpinan SKPD.

Ia menututkan, donasi tersebut akan diserahkan langsung kepada Kol Agus Sasmita. Selain itu, untuk mempermudah distribusi pengiriman, dana tersebut akan dibentuk menjadi berupa barang.

“Donasi ini akan kami bentukan menjadi bahan baku atau berupa barang, seperti bahan pokok, sembako, yang langsung, jadi tidak berupa uang tunai,” ucap Syaiful.

Rencananya, lanjut Syaiful, bantuan tersebut akan dikirim dalam waktu dekat menggunakan Kapal Landing Ship Tank (LST) yang saat ini masih dalam menunggu kedatangannya dari Surabaya, yang akan melewati rute Banjarmasin, Tarakan dan Palu.

“Kapal LST memiliki daya muat lebih besar dari pada KRIĀ  Surabaya. Jadi tinggal menunggu kedatangan LST dari Surabaya itu,” pungkasnya.

Syahri Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.