Gelorakan Revolusi Hijau dan Revolusi Bahasa SMA/SMK se-Kalsel

846

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan gelorakan Revolusi Hijau dan Revolusi Bahasa ke tingkat pelajar SMA/SMK se- Kalsel.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengatakan, revolusi hijau terus digelorakan bahkan sampai di satuan pendidikan sebagai upaya meminimalisir pemanasan global.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menuturkan, selain Dinas Kehutan sebagai landing sektor dalam penanaman hutan, kini mencoba dibumingkan revolusi hijau melalui sektor lain seperti pelajar SMA/SMK.

“Arahnya mengajak para pelajar, ingin menyadarkan bahwa betapa pentingnya arti penghijauan dari menanam sebatang pohon,” katanya dalam pencanangan Revolusi Hijau dan Revolusi Bahasa SMA/SMK se- Kalsel di Halaman SMA 5 Banjarmasin, Jumat (28/9/2018).

Selain itu, Paman Birin berharap, kegiatan ini dapat menjadi pendorong dan semangat untuk melakukan penghijauan penanaman, yang dampaknya menjadikan suasana hijau, sejuk dan nyaman.

Adapun terkait Revolusi Bahasa, Paman Birin menuturkan, dirinya sangat menyadari di era persaingan global saat ini begitu ketat hubungan antar provinsi dan antar negara yang membuat suka atau tidak suka akan lebih banyak bersentuhan dengan masyarakat.

Baca Juga :   Memberdayakan Masyarakat melalui Program Padat Karya Tunai

“Untuk itu, makanya kita minta, agar siap menghadapinya dengan terus belajar, karena bahasa Inggris adalah bahasa dunia,” ucapnya.

Ia juga memberikan perhatian yang signifikan agar anak-anak bisa pintar dan cerdas dalam berkomunikasi khususnya menguasai bahasa Inggris yakni dengan memberlakukan bicara bahasa Inggris selama di sekolah.

“Cukup kita-kita saja yang tidak bisa bahasa Inggris. Kita harus mewariskan kepada anak-anak kita agar mereka cerdas dan mampu bersaing nanti pada saatnya,” kata Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendi mengatakan, momentum ini ingin menggelorakan lagi agar revolusi hijau dan revolusi bahasa berkembang di satuan pendidikan.

“Untuk revolusi hijau ini terus ditingkatkan sedangkan revolusi bahasa sudah berjalan di satuan pendidikan di SMA/SMK,” kata Yusuf.

Selain itu, rencananya Ia juga akan melakukan pencanangan revolusi hijau dan revolusi bahasa ini ke tingkat satuan pendidikan SD dan SMP.

Baca Juga :   Paman Birin Dikejutkan Tiup Lilin, Kenapa?

“Senin nanti, kami akan bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota, untuk mengomunikasikan dan mendorong agar juga terimplementasi di satuan pendidikan yang menjadi kewenangan mereka,” ucapnya

Adapun untuk revolusi bahasa, Yusuf menerangkan sudah menjalankan program penggunaan bahasa Inggris selama satu jam dalam sepekan di sekolah.

“Sudah diedarkan dan sudah berjalan. Saat ini ingin mengoptimalkannya agar berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Syahri Ramadhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here