Gerakan Revolusi Hijau Paman Birin Dianugerahi Pena Hijau Award

508

KabarKalimantan, Banjarmasin – Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia Kalsel, menganugerahkan Pena Hijau Award 2018 kepada Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor.

Penganugerahan tersebut didasari atas perhatian nyata gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan dan dinilai berhasil dalam memberikan dorongan nyata bagi gerakan perbaikan peningkatan kualitas lingkungan.

Salah satu kebijakan paling diapresiasi adalah  Gerakan Revolusi Hijau “Menanam, Menanam dan Menanam untuk Anak Cucu Kita”.

Ketua  Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia Kalsel, Deny Susanto mengatakan, penganugerahan Pena Hijau Award 2018 diberikan untuk kedelapan kali. “Mereka yang diberikan penghargaan adalah yang berjuang keras dalam memelihara dan meningkatkan tata kelola lingkungan,” kata Deny.

Adapun sistem penilaiannya, Deny menuturkan, berdasarkan komitmen dan keteguhan penerima anugerah dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga :   Gubernur: Terapkan Kesantunan Sosial Ramadhan di Lingkungan Kerja

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia Kalimantan Selatan dalam memberikan anugerah.

Paman Birin sangat mengapresiasi tinggi kepada penggiat lingkungan lainnya yang menerima anugerah. “Upaya perbaikan tata kelola lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai bagian makhluk hidup untuk terus menjaga dan memelihara lingkungan,” katanya.

Selain Paman Birin, Komunitas Pena Hijau Indonesia juga menganugerahkan award kepada masyarakat dan instansi peduli bagi perbaikan eksistem lingkungan.

Tokoh Nasional yang juga mantan  Lingkungan Hidup RI Prof Dr H Gusti Muhammad Hatta mengapresiasi pemberian penghargaan kepada para tokoh peduli lingkungan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan diskusi lingkungan  dan penganugerahan Pena Hijau Award 2018. Ini merupakan salah satu kegiatan positif bagi perbaikan atau peningkatan kualitas lingkungan,” ucap Hatta.

Prof Hatta juga mengapresiasi Gerakan Revolusi Hijau Pemprov Kalsel.  “Gerakan tersebut harus berkelanjutan dengan perencanaan terukur disertai dengan langkah pemeliharaan,” pungkas Hatta.

Baca Juga :   Pererat Silaturahmi di Halal Bihalal Keturunan Datu Kabul

Syahri Ramadhan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here