H -5 Lebaran, Lonjakan Arus Mudik di Pelabuhan Trisakti Dua Kali Lipat

Kondisi Terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin H -5 Lebaran. Ribuan calon penumpang mengantri di depan pintu masuk terminal.

KabarKalimantan, Banjarmasin – Lonjakan arus mudik H -5 Lebaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mencapai dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin mencatat, hingga saat ini jumlah penumpang sudah mencapai 11386 orang.

“Kalau tahun lalu H -5 hanya 5590 penumpang,” ucap Kabag TU  KSOP Kelas I Banjarmasin, Israfulhayat, Sabtu (1/6/2019).

Isra mengakui, lonjakan arus mudik kali ini diluar prediksi otoritas pelabuhan. Sebab, pihaknya memperkirakan lonjakan terjadi hanya sekitar 10-20 persen.

Kendati demikian, otoritas pelabuhan menjamin lonjakan arus mudik kali ini tidak akan berpengaruh dengan pelayanan yang diberikan. Pihaknya juga sudah melakukan pengecekan kesiapan kapal, termasuk alat keselamatannya.

Saat ini Otoritas Pelabuhan Trisakti sudah menyiapkan 8 kapal dengan daya tampung yang bervariatif, dari 400, 600, 1.000, 1.200, dan 1.600 penumpang.

Selain itu, apabila ledakan penumpang terus terjadi hingga H -1 lebaran, otoritas pelabuhan bisa saja menambah jumlah penumpang dari kapasitas yang sudah ditentukan. Dengan catatan jumlah peralatan keselamatan mencukupi.

“Kalau memang kapasitas 1200, kemudian ada ledakan penumpang. Kemudian kami cek kecukupan kesiapan keselamatan, dari levis, pelampung. Kalau alat keselamatan mencukupi maka kami tambah,” ujarnya.

Disamping itu, otoritas pelabuhan juga sudah mempersiapkan satu unit kapal Negara yang dimiliki KSOP untuk membantu apabila kapal yang sudah disediakan tidak mencukupi.

“Kalau ada ledakan lebih besar lagi kami siapkan kapal cadangan dari KSOP. Berupa kapal negara dengan kapasitas 100 penumpang,” imbuhnya.

Isra mengibau kepada masyarakat yang ingin mudik dan menggunakan angkutan laut agar seyogyanya membeli tiket di luar pelabuhan. Sebab, tiket yang tersedia di pelabuhan sendiri hanya disediakan 10-20 persen.

“Sekarang kan beli tiket bisa secara online di agen-agen keberangkatan. Jadi kalau bisa beli tiket di luar saja, untuk menghindari terjadinya penumpukan di loket,” pungkasnya.

Reporter: M Syahbani

Baca Juga :   Tak Bayar THR H -7 Lebaran, Perusahaan Bisa Kena Sanksi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here