Habis Masa Jabatan, Anggota Dewan Bakal Terima Dana

1523

KabarKalimantan, Banjarmasin – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan periode 2014-2019 yang masa jabatannya tinggal satu bulan lagi, akan menerima dana pensiun. Tak lama lagi bisa dicairkan.

Dana pensiun untuk wakil rakyat itu biasa disebut dana purna bakti. Dikeluarkan Yayasan Purna Bhakti (Yarnati) di Jakarta.

Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Sekretariat DPRD Kalsel, Idrus mengungkapkan, dana tersebut segera bisa dicairkan bagi para anggota dewan yang akan habis masa jabatannya. Besaran yang diterima tidak sama semuanya. Karena ada yang menjabat sepanjang masa jabatan, juga ada anggota Pengganti Antar Waktu (PAW).

Menurut Idrus, dana purna bakti baru dicairkan setelah Surat Keputusan (SK) pemberhentian masa bakti diterbitkan. Surat tersebut sekaligus sebagai syarat pencairan. Otomatis, itu akan leluar setelah pelantikan susunan anggota dewan periode 2019-2024.

“Artinya nanti setelah pelantikan dewan baru yang rencananya 9 September 2019 ini, baru SK pemberhentian masa bakti juga keluar,” kata Idrus.

Baca Juga :   Hindari Gagal Panen, Petani Kalsel Disarankan Ikuti Asuransi Lahan

Selain itu, masih ada persyaratan lainnya. Yaknk SK pelantikan yang didapat pada awal masa jabatan. Tapi itu sudah dilengkapi Sekretariat DPRD Kalsel.

Kasubag Verifikasi dan Perbendaharaan Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel, Vera menambahkan, dana purna bakti merupakan dana bagi hasil. DPRD Kalsel berkongsi dengan kegiatan usaha yang dilakukan Yanarti di Jakarta.

Sebelumnya, masing-masing anggota dewan yang difasilitasi Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel menyetorkan secara rutin iuran kepada Yanarti. Masing-masing sebesar Rp 250 ribu. Iuran tersebut disisihkan dari dana representasi masing-masing anggota DPRD Provinsi Kalsel selama lima tahun masa jabatannya.

“Yanarti punya usaha di Jakarta, jadi dana ini semacam diinvestasikan dan setelah masa bakti berakhir bisa dibagihasilkan,” kata Vera.

Dijelaskan Vera, memang tidak semua anggota dewan di Indonesia bisa menikmati dana purna bakti dari bagi hasil Yanarti tersebut.

Baca Juga :   Mahasiswa Minta Tuntutan Disampaikan DPRD Kalsel Secara Kelembagaan

Menurut salah satu anggota DPRD Provinsi Kalsel Periode 2014-2019, Iskandar Zulkarnain, dana tersebut sudah menjadi hak bagi masing-masing anggota dewan Provinsi Kalsel. Walau juga belum mendapatkan informasi spesifik soal besaran yang diterima, Iskandar mengaku ingin menggunakannya untuk keperluan tabungan bagi pendidikan anaknya.

“Wajar lah dana itu karena juga disisihkan oleh masing-masing anggota dewan. Penggunaan tentu sesuai masing-masing kebutuhan. Untuk saya sendiri rencananya untuk tabungan pendidikan anak,” ujar Iskandar.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here