Rab. Agu 5th, 2020

Hadapi Wabah Covid-19, Kalsel Tingkatkan Status Menjadi Tanggap Siaga

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sebagai langkah perspektif mencegah masuknya virus Covid-19 (corona) di Kalimantan Selatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menaikan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie dalam konferensi pers tim gugus pencegahan corona di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (21/3/2020).

Haris mengatakan, menaikkan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat tersebut untuk menjaga ketertiban, keamanan dan ketenangan pada masyarakat. Terlebih karena dua provinsi tetangga yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah penduduknya ada yang positif Covid-19.

“Maka dari itu, pertimbangannya perbatasan antara Kalsel dengan Kalteng dan Kaltim dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan,” ucap Haris.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di pintu masuk dan keluar perbatasan antar provinsi yakni, di Kabupaten Batola yang berdekatan dengan Kuala Kapuas (Kalteng) serta Kotabaru dan Tabalong yang berdekatan dengan Kaltim.

Baca Juga :   17 Orang Lagi Warga Banua Terpapar Corona

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Sekda Kalteng dan Kaltim untuk memberitahukan terkait hal tersebut. Sehingga ketika ada masyarakat Kaltim atau Kalteng ke Kalsel mengetahui adanya pemeriksaan-pemeriksaan.

“Kita tidak ingin ada kebingungan-kebingungan. Ini untuk keselamatan kita semua,” ucap Haris.

Harispun tidak menampik, kalau di Kalsel juga terdapat 5 kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang masih dalam proses uji lab di Litbang. “Untuk kondisi 5 PDP sudah membaik, bahkan ingin pulang, namun belum diizinkan. Dan untuk yang ODP (Orang Dalam Pengawasan) akan terus kita pantau selama 14 hari ke depan,” ucapnya.

Selain itu, Haris mengungkapkan, SOP atau protokol tanggap darurat sudah mulai diberlakukan sejak 21 Maret ini dan akan dikonsultasikan lagi mekanismenya bagi dunia pendidikan, perkantoran dan sebagainya.

“Itu akan kita koordinasikan lagi. Yang jelas protokol atau SOP tanggap darurat sudah kita berlakukan sejak hari ini,” katanya.

Baca Juga :   5 Pasien Baru Positif Corona di Batola Segera Dirujuk ke RS Abdul Aziz

Dalam kesempatan tersebut, Haris kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tetap berada di rumah dan terus menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Kita berharap masyarakat, kalau tidak penting sekali lebih baik stand by di rumah, dan bagi para ASN tidak ada melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Semua kita jaga agar penyebaran ini bisa terputus,” ucap Haris.

Adapun untuk informasi tentang Covid-19 di Kalsel, gugus tugas pencegahan corona akan terus menginformasikan updatenya setiap 6 jam sekali. “Informasi akan diupdate setiap 6 jam sekali. Pukul 10.00 dan 17.00 Wita. Dua kali sehari diupdate informasi,” pungkas Haris.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.