Jum. Jul 3rd, 2020

Hanif: Masih Ada Masyarakat Banua Enam yang Abai Terapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

2 min read
KabarKalimantan, Banjarbaru – Dalam monitoring di enam kabupaten di wilayah Banua Enam, Provinsi Kalimantan Selatan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel menilai kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 masih minim.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi Kalsel Hanif Faisol Nurofiq saat dialog di Banua Enam, yakni Kabupaten Tapin, HSS, HST, Balangan, Tabalong dan HSU.
Plt Kepala BPBD Kalsel ini mengatakan, selama melakukan monitoring mulai dari Kabupaten Tapin hingga Balangan, masih ada masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker ketika keluar rumah dan melakukan sosial distanting di tempat-tempat umum.
“Makin ke sini, tingkat kesadaran masyarakat masih minim terhadap penggunaan masker,” kata Hanif.
Terlepas dari itu, ia mengapresiasi karena di depan beberapa rumah warga sudah ada meletakkan wadah-wadah cuci tangan sebagai salah satu cara pencegahan.  Namun pencegahan Covid-19 yang lainnya masih kurang diperhatikan.
“Saat di luar rumah, masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker dan melakukan social distanting, padahal itu adalah salah satu cara untuk mencegah penularan virus corona ini,” ucap Hanif.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Hanif juga menyampaikan di tiap kabupaten agar semakin masif dalam melakukan percepatan penanganan kasus Covid-19 di Kalsel dengan adanya target meningkatkan tracking, tracing dan testing massal di kabupaten/kota secara serentak.
“Dimungkinkan dengan meningkatnya kegiatan epidemiologi di lapangan selama dua bulan ke depan, maka kasus Covid-19 ini akan mengalami puncak dan pada bulan Agustus akan terjadi pelandaian,” kata Hanif.
Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) di setiap wilayah daerahnya, serta memperkuat fungsi tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit daerah maupun puskesmas.
“Tingkatkan KIE untuk menyosialisakan protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19 dan membangun pola hidup bersih dan sehat pada masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.