Harga Sembako Naik, Pasar Kemakmuran Sepi Pembeli

162
Pedagang beras di Pasar Kemakmuran menunggu pembeli. Redkal.com

KabarKalimantan, Kotabaru – Pedagang beras dan konsumen mengeluhkan atas kenaikan harga beras di Pasar Kemakmurran, Kabupaten Kotabaru. Seorang pedagang beras di Pasar Kemakmuran Kotabaru, Asep, mengatakan hampir 15 hari harga beras mengalami kenaikan.

Jenis beras yang harganya melonjak seperti beras Semar Biru dari Rp 217 ribu menjadi Rp 245 ribu per sak atau naik Rp 30 ribu per sak. Kemudian beras Madinah (beras Sulawesi) dari harga awal Rp 265 ribu menjadi Rp 290 ribu per sak, dan beras Gerobak Pandan dari Rp 215 ribu menjadi Rp 220 ribu per sak.

Masyarakat sangat menggemari beras Madinah. Namun dengan kenaikan yang lumayan tinggi, Asep merasakan ada penurunan konsumen atau pelanggan dalam beberapa hari ini, walaupun ada juga kalangan terbatas yang membeli.

H Ardian membenarkan adanya kenaikan harga beras beras di Pasar Keramaian. Dia mencontohkan di lapaknya, beras Banjar dari Rp 240 ribu menjadi Rp 250 ribu per sak. Selain itu, juga bahan sembako lainnya mengalami kenaikan harga, seperti bawang putih Rp 16 ribu per kilogram atau Rp 330 ribu per sak.

Baca Juga :   2018, Kotabaru Optimis Pemutakhiran Data Penduduk Beres

“Sebelum naik kami hanya menjual Rp 250 ribu per saknya dan yang mengalami kenaikan juga harga telur ayam ras yang per kilonya hanya Rp 20 ribu rupiah sekarang menjadi Rp 25 ribu rupiah perkilonya. Kenaikan harga sembako berupa beras, bawang putih dan telur ayam ras sangat berpengaruh sekali dengan usaha rumah makan kami,” ungkap Ardian.

Adapun seorang pemilik warung, Rahmah, mengeluh berkurangnya pelanggan yang makan di warungnya, meskipun tidak menaikan harga makanan. “Kalau kami naikan juga harga makanan takutnya pelanggan kami lari dan tidak mau makan ditempat kami lagi,” jelas Rahmah.

Alhasil, kenaikan harga beberapa sembako itu membuat situasi Pasar Kemakmuran Kotabaru yang biasanya ramai, saat ini menjadi sepi, sehingga banyak para pedagang mengeluhkan atas kurangnya pembeli. Ardiansyah.

ARDIANSYAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here