Harga Telur Ayam Ras Berangsur Turun

325

KabarKalimantan, Banjarmasin –  Pasokandari Pulau jawa mulai lancar membuat harga telur ayam ras di pasaran berangsur mengalami penurunan harga.

Dari pantauan di salah satu pasar tradisional di Banjarmasin, yakni Pasar Sentra Antasari, dalam dua hari terakhir harga telur mengalami penurunan yakni hanya Rp 26 ribu perkilogram.

“Saat ini harga di eceran turun yang sebelumnya Rp28.000 perkilogram, menjadi Rp26.000 perkilogram. Harga ini memang masih mahal karena normalnya harusnya mencapai Rp20.000 perkilogram,” jelas Adi N-Talu, salah satu pedagang Telur di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Jumat (20/7/2018).

Sedangkan untuk harga telur lainnya, yakni jenis telur ayam kampung, telur itik dan puyuh harganya tidak mengalami penurunan maupun peningkatan.

“Kalau telur ayam kampung dijual Rp2.300 perbutir. Lalu untuk telur itik dibanderol Rp2.600 – Rp2.900 perbutir tergantung ukuran. Sedangkan untuk telur puyuh Rp300 – Rp350 perbutirnya,” tambahnya.

Penurunan telur ayam Ras sendiri diprediksi akan terus berlanjut hingga beberapa minggu kedepan seiring dengan lancarnya pasokan dari Pulau Jawa.

“Sebelumnya kita hanya mengandalkan pasokan dari peternak lokal, makanya harganya melonjak signifikan. Sekarang sudah ada tambahan pasokan dari Pulau Jawa, jadi pasti harga akan berangsur turun,” ungkapnya.

Sebelumnya, Noorahmatika, salah satu pengusaha kue kering di Banjarmasin, mengeluhkan kenaikan harga telur di pasaran beberapa pekan terakhir.

Ia pun mengaku, akibat naiknya harga telur, harus mengeluarkan tambahan pengeluaran untuk membeli bahan baku membuat kue. Padahal di satu sisi ia tidak bisa menaikkan harga jual karena takut ditinggalkan komsumennya.

“Jadi terpaksa kita harus rela mengurangi keuntungan bersih yang bisa diperoleh dari penjualan kue kering. Ini tentunya sangat merugikan kami para pengusaha kuliner,” tukasnya.

Arif Rahman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here