Hari Tari Dunia akan Gunakan Panggung Terbuka Bakhtiar Sanderta

567

BANJARMASIN, KK – Panggung Terbuka Bakhtiar Sanderta di Taman Budaya Kalsel baru saja diresmikan dalam pagelaran musik etnik kolaborasi, Sabtu (22/4/2016). Belum lenyap kemeriahan itu, agenda selanjutnya yang tak kalah meriah sudah menunggu.
Kekayaan seni budaya kalsel dihadirkan enam kelompok musik etnik banua dalam berbagai macam bentuk sajian musik. Masing-masing kelompok seakan berlomba menyuguhkan kemegahan komposisinya di atas panggung yang megah itu.
Di sela kemeriahan, Kepala Taman Budaya Kalsel, Fahrurazie menyempatkan diri untuk berbincang dengan wartawan. Ia menyampaikan bahwa panggung yang dibangun atas bantuan dana revitalisasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia itu akan menjadi fasilitas bagi seluruh masyarakat Kalsel berekspresi dalam karya seni dan budaya.
Panggung yang tepat menghadap Jalan Brigjen H Hasan Basri itu menurut Fahrurazie sengaja tak dibuatkan tribun (kursi penonton) agar dapat dinikmati seluruh masyarakat. “Yang sekadar lewat pun akan dapat melihat aktivitas di atasnya,” ucap dia bangga.
Ia mengharapkan fasilitas baru itu dapat digunakan secara maksimal oleh seniman Banua untuk terus berkarya sebagai kontribusinya terhadap masyarakat. “Kita akan memfasilitasi kegiatan seni budaya yang berlangsung di Taman Budaya ini, seperti Hari Tari Dunia nanti,” ujarnya.

Kemeriahan malam itu pun akan berlanjut pada 28 dan 29 April nanti. Sebab, perayaan Hari Tari Dunia (HTD) akan dimeriahkan oleh 500 lebih penari akan memperindah kemegahan panggung yang menyandang nama maestro seni mamanda dan wayang gong itu.

Ketua Pelaksana HTD 3 Kalsel, Gita Kinanthi menjelaskan bahwa selain diikuti 38 sanggar/komunitas tari, kegiatan tahunan itu nantinya akan dibuka penampilan Sanggar-sanggar Kalsel yang memiliki prestasi di tingkat nasional.

Seperti Sanggar Seni Pusaka Saijaan Kotabaru, Perpekindo, dan Sanggar Permata Ije Jela Barito Kuala. Juga sanggar tari dari provinsi tetangga yaitu Kalimantan Tengah, Sanggar Riak Nyalong turut berpartisipasi.
“Acara puncak ada Cyper Dance Session atau kolaborasi spontan tari bersama Dj Catdog yang akan mencampur lagu lokal ala elektro modern,” ucapnya. nfi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here