Hendry : Biasakan Konfirmasi Agar Tak Disomasi

820

KabarKalimantan, Banjarmasin – Tak seperti memasang status di media sosial, media pemberitaan memiliki rambu-rambu, atau kode etik yang menjadi landasan dalam penyajian sebuah berita.

Banyak pemberitaan yang berseliweran tanpa adanya konferensi. Sehingga sulit untuk dipertanggungjawabkan kebenarannya. Bahkan, acapkali publik termakan berita hoax (berita bohong).

Hendry CH Bangun menilai, kondisi ini memang tak bisa dielakkan. Seiring majunya teknologi informasi, berita bisa didapat dengan mudah. Semua informasi ada di dalam genggaman.

Dewasa ini, media pemberitaan dituntut lebih cerdas dalam menyajikan sebuah informasi. Anggota PWI pusat ini tak menampik kecepatan penyajian informasi merupakan salah satu prioritas dalam pemberitaan saat ini.

Kendati demikian, yang perlu digarisbawahi, ujarnya, kecepatan penyajian jangan sampai mengalahkan kode etik jurnalistik. Misalnya konfirmasi, salah-salah jika hal tersebut dikesampingkan media bisa mendapat sanksi.

“Terkadang media yang mendapat somasi karena tidak tahu aturan,” ujarnya di sela kegiatan Safari Jurnalistik yang diadakan PWI Kalsel, Jumat (5/10/2018).

Baca Juga :   Bung Birin Kembali Terpilih Jadi Ketua PWI Tabalong-Balangan

Jurnalis asal Kompas ini memberi solusi ketika sebuah berita belum bisa terkonfirmasi. Salah satu cara yakni dengan memberikan keterangan dengan jelas, agar pembaca tahu berita tersebut belum seratus persen benar.

“Kalau dijelaskan seperti itu, media akan aman. Pembaca pun tahu jika berita itu belum betul-betul benar,” jelasnya.

Selain itu, dia menyarankan kepada jurnalis agar membangun jaringan luas dan kuat. Pewarta seringkali terhambat dalam mendapatkan informasi karena lemahnya jaringan.

“Institusi apapun kalau dijalin hubungan yang baik pasti jebol. Itu gunanya jejaring. Makanya jejaringan menjadi salah satu komponen dalam kompetensi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan Safari Jurnalistik yang diadakan PWI Kalsel merupakan program kerja dari PWI pusat. Tujuannya tidak lain sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas jurnalis.

Selain di Kalsel, kegiatan yang diadakan di Gedung PWI Kalsel tersebut juga dilaksanakan di beberapa daerah lain seperti, Riau, Sulawesi Barat, dan Bali.

Baca Juga :   Tim Futsal PWI Kalsel Gagal Realisasikan Target

M Syahbani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here