Ibnu Sina: Semua Penjual Miras Tak Berizin

Puluhan miras diamankan dari gudang sembako milik Asiang, Selasa (23/10/2017). dok Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin selama ini tidak pernah mengeluarkan izin resmi tempat usaha penjualan minuman Beralkohol (Minol).

Alhasil, jual berli minol di tempat-tempat hiburan malam tentu saja semuanya ilegal. Ibnu Sina menghendaki penegak hukum menindak tegas keberadaan tempat penjualan minol di Banjarmasin.

“Tidak ada satupun yang kita izinkan, karena perdanya kemaren direvisi. dan baru selesai. Otomatis fakta dilapangan terjadi kegiatan transaksi jualbeli, memang penegakan hukum yang harus dilakukan,” katanya, Rabu (27/12/2017).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Banjarmasin Hamli Kursani, mengatakan target nol persen retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol pada 2017 karena sektor tersebut bukan skala prioritas sumber pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.

“Miras itu bukan perda yang sifatnya mencari uang, tapi sifatnya regulator. Artinya kita mengndalika, kalau tidak masuk, kita memacu dari sktor lain,” ujarnya.

Baca Juga :   Ibnu Sina Ingin Bangun Museum Kota Banjarmasin

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin Ikhsan Alhak, sebelumnya menyoal tentang DPRD Banjarmasin yang seenaknya merevisi Peraturan Daerah (Perda)Nomor 27 Tahun 2011 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, menjadi Perda Nomor 10 Tahun 2017.

Sehingga target pemasukan PAD dari sektor retribusi retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol yang ditargetkan Rp 1,7 miliar tidak ada sama sekali pemasukan alias nol persen.

M SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here