Idul Adha, PLN Kalselteng Masih Pulihkan Daya Listrik

KabarKalimantan, Banjarmasin– PT PLN Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terus memulihkan pasokan daya listrik setelah sebelumnya mendadak jaringan listrik down. PLN bertahap memasukkan pasokan daya listrik dari beberapa mesin pembangkit.

Sehari menjelang Idul Adha, Kamis (31/8/2017), pasokan listrik di Kota Banjarmasin dan sekitarnya tiba-tiba mati pukul 14.30 Wita karena ada gangguan transmisi 150 Kv. Sempat menyala pukul 20.00 Wita, pasokan listrik kembali mati setelah tegangan hilang di semua gardu induk. Padahal menginjak pukul 22.00 Wita, PLN mengklaim daya dari PLTU Asam-Asam sejatinya sudah siap masuk sistem kelistrikan Kalselteng.

Toh, PLN tetap mengulang proses membangun sistem daya kelistrikan secara bertahap. “Indikasinya terjadi gangguan transmisi 150 kV di zona lokasi yang hampir sama dengan gangguan yang terjadi pada pukul 14.31 Wita. Akibatnya suplai listrik dari pembangkit kembali lepas dari sistem,” demikian kutipan rilis yang diterima KabarKalimantan, Jumat (1/9/2017).

PLN kembali melakukan pengecekan peralatan pembangkit dan Gardu Induk agar tetap sesuai parameter keamanan. Sebelum tiba kumandang azan Subuh, PLN Kalselteng mengebut memulihkan daya per zona wilayah. Setiap Gardu Induk dilakukan inspeksi dan bertahap mengalirkan tegangan.

Alhasil, PLN butuh waktu lama. Selain itu, PLTU Asam-Asam yang gagal masuk sistem harus mengulang kembali proses start mesin lewat tahapan yang cukup banyak.

“Karena posisi suplai daya dari pembangkit belum semuanya dapat tersalurkan melalui transmisi sehingga terdapat beberapa wilayah yang masih mengalami padam,” kata PLN Kalselteng.

Menginjak pukul 07.16 Wita, Jumat (1/9/2017), PLTU Asam-Asam Unit 4 dapat sinkron ke sistem Kalselteng. Selanjutnya, PLN bertahap melakukan start PLTU Asam-Asam Unit 3 dan sinkron ke sistem pukul 14.00 Wita asalkan lancar.

“Kemudian bertahap Unit 2 pada pukul 21.00 Wita. Demikian juga untuk PLTU Pulang Pisau, setelah proses pengecekan nanti akan mulai persiapan start,” kata PLN.

Sebagai informasi, PLTMG Bangkanai sudah sinkron ke sistem kelistrikan Kalselteng pukul 09.19 Wita. Namun tetap perlu waktu menyalurkan daya ke beberapa Gardu Induk. Proses ini memang harus bertahap agar tidak terjadi lagi kondisi membahayakan yang memicu sistem kembali lemah.

Pantaun KabarKalimantan selepas salat Idul Adha, sebagian wilayah Banjarmasin Utara listrik kembali byarpet pukul 08.30 Wita. Alhasil, sejumlah simpang empat jalan protokol macet dan memicu penumpukan kendaraan karena lampu lalu lintas tidak berfungsi.

Diananta Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here