Ilegal, Duta Mall Banjarmasin Dituding Serobot Lahan Pemkot

441
Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah saat sidak ke Duta Mall, Kamis (11/1/2018). Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah meminta manajemen Duta Mall agar segera membongkar pagar pembatas yang dibangun di atas lahan milik Pemkot Banjarmasin.

Hermansyah mengatakan, jika pembangunan pagar pembatas untuk keperluan proyek pengembangan gedung Duta Mall Jalan Ahmad Yani Kiloemeter 2, Kelurahan Melayu, Banjarmasin Tengah, yang terbuat dari seng tersebut tidak memilki izin dari Pemkot.

“Kami minta pagar yang ada di tanah Pemkot ini dibuka, ini kan tidak ada izin dari kami,” ujar Hermansyah saat melakukan pemasangan patok di kawasan tersebut, Kamis (11/1/2018).

Selain itu, dia juga tidak mengijinkan truk proyek melintas diatas lahan yang hari ini tadi sudah diberikan pembatas. “Tanah gundukan yang ada dilahan ini juga kami minta agar segara diratakan,” katanya.

Dia juga menyayangkan, pencabutan patok lahan milik pemkot yang dulunya dipasang pada 2015 oleh Pemkot Banjarmasin untuk menjadi pembatas lahan seluas 1924 meter persegi tersebut. Oleh karena itu Pemkot Banjarmasin rencanana meminta Badan Pertanahan Nasiona (BPN) untuk melakukan pengukuran ulang.

Baca Juga :   Sosialisasikan Pemilu 2019 Melalui Pergelaran Seni Budaya

“Untuk sementara kami pasang patok dan pembatas tali ini. Kami minta kepada Satpol PP, Lurah dan Camat untuk mengawasi pembatas yang sudah kami buat ini,” ujar Hermansyah.

Dia menambahkan, nantinya lahan itu akan digunakan oleh Pemkot untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Nanti kami rapatkan dulu nanti lahan ini mau dijadikan apa. Bisa untuk wadah para Wira Uasah Baru (WUB) atau bisa juga untuk lahan parkir, nanti kita lihat lagi,” jelasnya.

Selain lahan yang ada di sana. Pemkot juga akan melakukan pendataan kembali terhadap aset-aset yang dimiliki. Hermansyah mengungkapkan ada sekitar 25 aset pemkot yang akan di perjelas setatusnya. Diantaranya lahan yang di sewa pemilik SPBU di Jalan Sotoyo S dan gedung Ramayana eks Mitra Plaza jalan Pangeran Antasari.

M SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here