Ingin Tambah Rutan, Kanwil Kemenkumham Kalsel ke Rumah Banjar

22

KabarKalimantan Banjarmasin – Rumah Tahanan (Rutan) di Kalimantan Selatan jumlahnya sedikit sekali. Itu pun daya tampungnya tak mencukupi. Karena itu Kepala Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan datang ke Rumah Banjar pada Selasa (5/11/2019) siang.

Sedikitnya, Kalsel punya 10 lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rutan. Kondisinya pun memprihatinkan. Kelebihan kapasitas mencapai 300 persen.

Kemenkumham harus membangun yang baru untuk meminimalisir masalah ini. Namun, pemerintah rupanya belum memiliki lahan untuk pembangunannya. Kontribusi pemerintah daerah pun diharapkan.

Sebagai contoh, Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, dengan daya tampung hanya 700 warga binaan saat ini dihuni 2.800 narapidana dan tahanan. Kondisinya sangat miris dan berbahaya jika dipaksakan berlarut-larut.

“Bahkan terus ditambah orangnya,” ucap Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Agus Toyib usai audiensi dengan DPRD Kalsel.

Dalam pertemuan dengan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kakanwil Kemenkumham mengutarakan harapan pihaknya membangun Lapas dan Rutan tambahan di Banua. DPRD Kalsel sebagai lembaga perwakilan masyarakat diharapkan dapat mendorong pemerintah provinsi memberi kontribusi berupa hibah.
“Misalnya di Banjarmasin, baru ada Lapas. sehingga bisa dibangun Rutan,” katanya.

Menurut Agus, tersangka atau terdakwa selayaknya ditahan di Rutan, bukan langsung ke Lapas. Penghuni Lapas juga warga Banua, dengan kondisi demikian sangat bahaya.

“Tingkat kesakitan warga binaan sangat tinggi. Potensi Ketersinggungan begitu rawan,” ujar Agus lagi.

Menyikapi persoalan ini, H Supian HK mengaku sangat prihatin. Pihaknya siap menyokong penyediaan lahan.

Pembangunan Rutan dalam rangka mengatasi over kapasitas akan dikebut. Rencananya ini akan masuk dalam pembahasan anggaran APBD 2020. “Sebelum disahkan dalam paripurna,” ujar H Supian HK.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here