Ini Hasil Kinerja DPRD Balangan Selama 2017

Bupati Balangan, H Ansharuddin saat berpidator di sela sidang paripurna pembukaan masa sidang 2018, Selasa (9/1/2018). Redkal.com

KabarKalimantan, Paringin – Mengawali tahun 2018 ini, DPRD Kabupaten Balangan menggelar rapat paripurna penutupan masa sidang Tahun 2017 sekaligus paripurna pembukaan masa sidang tahun 2018 pada Senin (8/1/2018).

Wakil Ketua II DPRD M Nor Iswan memimpin pelaksanaan paripurna di gedung DPRD Balangan. Sidang paripurna turut dihadiri oleh Bupati Balangan H Ansharuddin, Forkopimda, Sekdakab Ir Ruskkariadi serta 15 anggota DPRD dan sejumlah Kepala SOPD.

Sejumlah capaian DPRD Tahun 2017, disampaikan juru bicara DPRD Syahbudin SSos, IMM. Ia menyampaikan bahwa pada 2017, DPRD Balangan telah menyelenggarakan sidang paripurna sebanyak 34 kali yang terdiri dari 33 kali sidang paripurna biasa dan satu kali sidang paripurna istimewa.

Untuk bidang legislasi Raperda yang masuk ke DPRD dan telah disahkan menjadi Perda sebanyak 16 buah Perda, menyelenggarakan rapat Badan Musyawarah sebanyak 21 kali. Kemudian menyelenggarakan kegiatan reses, masa reses pertama dilaksanakan oleh 23 orang, masa reses kedua dilaksanakan oleh 22 orang dan masa reses ketiga ada 23 orang.

Baca Juga :   DPRD Balangan Sepakati Raperda KKBPK Menjadi Perda

Kemudian rapat kerja Badan Anggaran sebanyak 19 kali, rapat komisi 33 kali, rapat internal DPRD sebanyak 16 kali. Sedangkan untuk sidak kelapangan dengan melakukan kunjungan kerja dalam daerah sebanyak 24 kegiatan.

Melakukan dialog (dengar pendapat, red) dalam rangka menggali permasalahan yang masuk ke DPRD ada sebanyak 8 kali. Sementara untuk pengawasan terhadap mitra kerja SOPD lingkup Pemkab Balangan ada sebanyak 33 kali.

Sementara, Bupati H Ansharuddin, mengatakan pelaksanaan masa reses telah dilaksanakan oleh anggota DPRD Balangan dan saat ini telah menutup masa persidangan tahun 2017 dengan berbagai agenda dan kegiatan yang telah dilaksanakan dengan baik dan membanggakan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Balangan tentunya mengucapankan banyak terima kasih kepada seluruh anggota dewan yang terhormat,” ujar Ansharuddin.

Bupati mengatakan, perumusan, penyusunan, pengajuan dan penggodokan Raperda, menuju penerbitan Perda-Perda, tidak lain merupakan upaya dalam menciptakan kondisi yang lebih baik, yang lebih menunjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Baca Juga :   Tatib DPRD Balangan akan Segera Diterapkan

Maka dari itu tambahnya, kesungguhan dan kesigapan kita dalam merancang, membahas dan mematangkan peraturan daerah adalah salah satu indikator tanggung jawab atas tugas dan fungsi pengabdian kita kepada masyarakat.

“Kita tentu sama-sama memahami pentingnya Perda. Karena Perda merupakan pijakan hukum kita untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab,” ujarnya.

Disebutkannya, dalam setiap Raperda yang diproses. harus selalu diingat, bahwa ketika mengusulkan Raperda untuk dijadikan Perda, serta segala proses dan mekanisme lanjutannya, hingga pelaksanaan dan penegakannya, semuanya adalah untuk kepentingan umum, menyangkut hajat hidup orang banyak, dan harus diupayakan seoptimal mungkin untuk memajukan dan memakmurkan daerah.

Ansharuddin menuturkan, kalau boleh sedikit menyinggung tentang 2018 sebagai tahun politik, maka komitmen dan kinerja kita merupakan referensi bagi masyarakat untuk memutuskan, apakah akan kembali mempercayakan amanahnya kepada kita atau mengalihkannya kepada orang lain.

Baca Juga :   Paripurna Balangan Sepakati Pembentukan Perda 2018

“Tetapi kami yakin, semua yang hadir di sini sangat paham, bahwa komitmen dan tanggung jawab adalah yang pertama dan di atas segalanya, sedangkan amanah adalah akibat atau hasil dari dua hal tersebut,” imbuhnya.

F. M HIDAYATULLAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here