Ming. Jan 24th, 2021

Ini Komentar Pembangkit Semangat Para Juri di Festival Teater Banua

2 min read

BANJARMASIN, KK – Festival Teater Banua oleh Teater Tunas Banua berakhir Minggu (15/1/2017) malam di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel. Pemenang diumumkan dan para juri pun memberikan komentarnya terhadap perkembangan seni teater di Kalsel.

Yusef Muldiana, seniman teater dari Bandung yang menjadi salah satu juri di even yang mempertemukan 14 komunitas teater di Kalsel tersebut mengatakan, masing-masing kelompok teater dapat menunjukkan pesonanya.

“Banyak pelaku teater yang potensial, semoga saja dapat berkembang, dan saya harap ini kegiatan dapat dilanjutkan lagi tahun depan,” ucapnya.

Sementara itu Edi Sutardi, melihat ada progres dan kemajuan yang cukup besar beberapa tahun ke belakang. Pria yang sejak 2007 telah mengamati pengkaryaan teater di Kalsel ini mengatakan beberapa komunitas telah menemukan gayanya masing-masing.

“Ini bisa menjadi standar untuk dimajukan dari apa yang sudah didapat, kalau dilanjutkan secara konsisten akan lebih bagus lagi,” ujarnya.

Berbeda dengan Riza Rahim, salah satu juri yang juga menjadi pembina di Teater Tunas Banua (panitia penyelenggara) ini menyampaikan festival teater banua adalah media silaturahmi.

“Festival sebagai media silaturahmi, FTB ajang silaturahmi, FTB ajang belajar bersama,” ujar dia.

Selanjutnya ia mengatakan Teater Tunas Banua telah membuktikan bahwa mereka bukan teater festival, tetapi juga dapat mengadakan festival.

Akhirnya, total hadiah sebesar lima juta rupiah itu pun dibagikan kepada para pemenang. Sebagai penyaji terbaik satu adalah Sanggar Batuah Kalsel, kedua Teater Kereta, dan ketiga Kampoeng Seni Boedaja Unlam.

Di samping itu juga ada beberapa kategori nominasi. Penata musik terbaik diraih oleh Sanggar Batuah, dan penata artistik terbaik diraih oleh Kampoeng Seni Boedaja. Sutradara terbaik diraih Roy Bachtiar dari Sanggar Batuah, penulis naskah terbaik diraih oleh Jam’ie dari Sanggar Kereta dengan naskahnya Orkes Orang-Orang Pinggiran.

Aktor pembantu terbaik diraih oleh pemeran tukang petasan dari Sanggar Batuah, aktris pembantu terbaik diraih oleh pemeran Pemulung dari Sanggar Kereta. Sedangkan untuk aktor utama terbaik diraih oleh pemeran calon presiden dari Sanggar Batuah, dan Aktris utama terbaik diraih oleh pemeran pelacur dari Sanggar Kereta. nfi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.