Ini Oknum TNI yang Bantu Perampokan Bank Mandiri

Kopral Apung, anggota Kodim 1008/Tabalong yang diduga ikut membantu perampokan uang Bank Mandiri. Istimewa

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan telah menetapkan tiga tersangka pelaku perampokan uang Bank Mandiri Cabang Banjarmasin senilai Rp 10 miliar pada Kamis 4 Januari 2018. Satu dari tiga tersangka itu adalah oknum TNI-AD yang bertugas di Kodim 1008/Tabalong bernama Kopral Dua Apung.

Kepala Polda Kalsel, Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana, mengatakan telah berkoordinasi dengan Pangdam VI/Mulawarman agar mengusut tuntas Kopda Apung karena melakukan permufakatan jahat bersama Brigpol Jumadi dan Yonky Susanto. Menurut Rachmat, terungkapnya peran Kopda Apung setelah Polisi dan TNI bersinergi membongkar pelaku perampokan.

Kopda Apung sudah diserahkan ke Polisi Militer Korem 101/ Antasari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Adapun Polisi mengusut peran Brigpol Jumadi dan Yongky. “Ini merupakan sinergitas TNi-Polri karena ada dua oknum aparat yang terlibat. Ketiganya otak pelaku perampokan karena merencanakan satu bulan sebelumnya,” ujar Brigjen Rachmat Mulyana kepada wartawan, Senin 8 Januari 2018.

Baca Juga :   Uang Rampokan Bank Mandiri Dikira Hasil Jualan Tanah

Terkuaknya peran Kopda Apung setelah Polisi meringkus Brigpol Jumadi dan Yongky. Uang rampokan sebanyak Rp 5,5 miliar disimpan dalam karung bercampur gabah di rumah kerabat Kopda Apung bernama Sudiono di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar. Di tempat itu, polisi menemukan dua kali uang curian pada Jumat dan Sabtu (5-6 Januari 2018) pekan lalu.

Temuan pertama sebanyak Rp 5,2 miliar dan temuan kedua sebanyak Rp 360 juta. Adapun di tempat terpisah, polisi sebelumnya menemukan Rp 4,4 miliar di rumah kerabat Brigpol Jumadi di kawasan Jalan Golf, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru. Yongky dan Kopda Apung sempat menggunakan uang curian untuk membeli sepeda motor Vario dan ponsel di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

DP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here