Isyaratkan Tinggalkan Laskar Antasari, Jacksen: Saya Ikhlas

1047

KabarKalimantan, Banjarmasin – Barito Putera menelan pil pahit usai kalah 1-2 dari Kalteng Putra dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (22/6/2019).

Padahal, Barito Putera sempat unggul lewat gol sundulan Rafael Silva pada menit ke-52. Namun, keunggulan itu mampu disamakan pada menit ke-56 melalui gol konyol Diego Campos yang memanfaatkan blunder penjaga gawang Yoo Jae Hoon.

Sepuluh menit berselang, Kalteng Putra berbalik unggul melalui I Gede Sukadana yang dengan mudah menceploskan si kulit bundar melalui sundulannya usai menerima umpan manja Ferry Pahabol.

Tim tuan rumah sempat berpeluang menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan. Sayangnya, sundulan Nazarul Fahmi masih melenceng di samping gawang yang sudah tanpa pengawalan Galih.

“Pemain sudah menjalankan skema permainan dengan sangat baik. Kami memang kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain dengan 10 pemainnya di setengah lapangan. Gol balasan lawan, saya rasa sangat tidak wajar. Sepakbola tak seaneh itu, bola yang ada di kaki kita tiba-tiba kejadian seperti itu. Saya rasa itu sebuah beban dari pemain,” kata Jacksen dalam sesi jumpa pers pasca laga.

Baca Juga :   Hasnur Bantah ‘Dosa’ Ardasa

Seiring kekelahan tersebut, tuntutan suporter Barito Putera agar manajemen segera memecat Jacksen F Tiago dari kursi kepelatihan pun menyeruak. Usai pertandingan, teriakan suporter meminta Jacksen out  terdengar kencang.

Di sesi konfrensi pers itu, Jacksen mengisyaratkan akan melepas jabatannya sebagai pelatih kepala. “Saya pasti akan langsung bicara masalah ini dan saya yakin manajemen juga akan bijak, dan saya tidak ingin tim ini semakin tidak baik,” jelas Jacksen di hadapan awak media.

Bahkan, ia mengatakan sangat ikhlas untuk meninggalkan kursi kepelatihan Laskar Antasari. “Tuntutan suporter untuk meminta saya berhenti itu sangat wajar. Suporter mana yang ingin saat bangun pagi melihat tim kesayangannya berada di papan bawah,” ujarnya.

“Kita fair, saya sangat tenang dan tidak emosi. Tidak kecewa dengan siapa pun. Justru saya merasa suporter sudah sangat tepat bicara hal seperti itu. Dan saya tidak akan menjadi kepala batu, saya akan bicara kepada manajemen, dan yang jelas seikhlas-ikhlasnya tidak ada rasa jengkel dalam hati. Karena saya di sini diundang dengan sangat baik, dan saya sangat menghargai orang yang sudah mengundang saya ke sini,” tandasnya.

Baca Juga :   Nuansa Religius Warnai Launching Tim Barito Putera

Sementara itu, di akun media sosial Instagram manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman juga dibanjiri komentar yang mendesaknya untuk memecat sang pelatih. Namun, Hasnur memilih untuk menyikapi komentar tersebut dengan bijak.

“Iya insha Allah saya akan lakukan evaluasi lagi dan lakukan perubahan secepatnya. Saya mohon maaf sudah membuat Anda semua kecewa. Mohon kesabarannya dan doanya, insha Allah secepatnya kami perbaiki. Terima kasih banyak, salam kekeluargaan, minta rela,” tulis Hasnur.

Reporter: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here