Sab. Jan 16th, 2021

Iwan Rusmali Dicopot, Ananda Jadi Ketua DPRD Banjarmasin

2 min read

Bekas Ketua DPRD Banjarmasin, Iwan Rusmali. dok Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Rapat paripurna DPRD Banjarmasin resmi memberhentikan Iwan Rusmali dari jabatan Ketua DPRD Banjarmasin periode 2014-2019. Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Suprayogi, mengatakan rapat paripurna ini atas usulan Partai Golkar.

“Siang kita rapatkan di Badan Musyawarah (Banmus), dengan adanya surat dari Fraksi Golkar atas pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD Kota Banjarmasin priode 2014-2019 yang baru, makanya kami Paripurnakan,” ujar Suprayogi setelah paripurna di DPRD Banjarmasin, Jumat malam (6/10/2017).

Menurut dia, posisi Iwan Rusmali sudah dicopot dari Ketua DPRD Banjarmasin, dan posisinya menjadi anggota DPRD. “Kalau masalah pemberhentian menjadi anggota DPRD, itu hak partai mereka,” ujar politisi Partai PDIP ini.

Hasil rapat paripurna akan disampaikan ke Walikota Banjarmasin dan diteruskan ke Gubernur Kalsel untuk ditetapkan dan mengangkat Ananda yang saat ini menjabat anggota komisi II menjadi Ketua DPRD Bamjarmasin. “Masalah kapan keputusan resmi pengangkatannya, itu menunggu surat keputusan gubernur,” ujar Suprayogi.

Sekretaris DPD Partai Golakar Banjarmasin, Matnoor Ali, membenarkan pemberhentian Iwan Rusmali sebagai ketua dewan. Tapi, Matnor mengatakan Iwan masih tercatat sebagai anggota DPRD Banjarmasin.

Matnor sudah menyampaikan surat usulan peberhentian Iwan Rusmali sebagai kader partai dan anggota DPRD ke DPP Golkar. “Tinggal menunggu keputusan DPP Golkar. Apakan Iwan Rusmali diberhentikan atau mengundurkan diri. Kalau sekarang masih menjadi Annggota DPRD ,” kata Matnor.

Menurut dia, Golkar sudah memutuskan Ananda akan menggantikan Iwan Rusmali sebagai Ketua DPRD Kota Banajarmasin.

“Sesuai dengan peraturan Partai Golkar pasal 6 ayat 4a penetapan calon ketua seyogyanya harus ketua DPD Partai Golkar atau setingkatnya. Ini sesuai harapan kami, Ananda sebagai ketua DPRD Banjarmasin,” katanya.

Pergantian pucuk pimpinan DPRD Kota Banjarmasin ini buntut operasi tangkap tangan KPK terhadap empat orang tersangka suap Perda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih. KPK menetapkan tersangka kepada Iwan Rusmali, Ketua Pansus Andi Effendi, Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih, dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Transis.

SMARA AQDIMUL AZMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.