Jacksen : Kemenangan Barito atas PSM Merupakan ‘Mukjizat’ Tuhan

46

KabarKalimantan, Banjarmasin – Barito Putera sukses mendulang poin penuh usai menumbangkan PSM Makassar dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (16/4/2018).

Permainan atraktif ditunjukkan kedua tim di sepanjang laga yang disaksikan lebih dari empat ribu pasang mata tersebut. Bahkan, jual beli serangan dengan intensitas tinggi terus diperagakan kedua tim.

Pada menit ke-15, Barito Putera mendapat hadiah tendangan dari titik putih usai pemainnya dilanggar pemain PSM Makassar di kotak terlarang.

Samsul Arif yang bertindak sebagai algojo tendangan penalti tersebut memang gagal menyarangkan si kulit bundar setelah sepakannya yang mengarah ke kiri gawang dapat ditepis Shahar Ginanjar, namun dengan sigap Douglas Packer menyambar bola muntah tersebut hingga merobek jala mantan penjaga gawang Barito Putera itu.

Namun, keunggulan tim berjuluk Laskar Antasari ini hanya bertahan 13 menit. PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan tepat pada menit ke-28 lewat aksi solo run Ferdinand Sinaga hingga sukses mengelabui Adhitya Harlan. Skor satu sama itu pun berakhir hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih kedua kesebelasan nampaknya sudah memutar otak saat waktu istirahat di ruang ganti. Robert Rene Albert dan Jacksen F Tiago yang bisa dikatakan guru dan murid sama-sama melakukan pergantian pemain.

Di kubu Barito Putera, Paulo Sitanggang yang nampak kelelahan digantikan Gavin Kwan Adsit, M Rifki pun ditarik keluar digantikan Hansamu Yama, dan Samsul Arif digantikan Ady Setiawan.

Begitu pula dengan PSM Makassar, sang pencetak gol Ferdinan Sinaga pun juga ditarik keluar digantikan dengan pemain bertenaga baru.
Sepanjang jalannya babak kedua, kedua tim nampak terlihat bermain dengan hati-hati. Pasalnya, lengah sedikit saja kedua tim sama-sama berpotensi mencetak keunggulan.

Namun, dewi fortuna lebih berpihak kepada Barito Putera dalam pertandingan kali ini. Gol kemenangan Barito Putera tercipta lewat tendangan keras Matias Cordoba yang menerima umpan Rizky Rizaldi Pora pada tambahan waktu babak kedua. Sisa waktu dua menit pun tak cukup bagi PSM Makassar untuk menyamakan kedudukan. Hingga pertandingan usai, Barito unggul dengan skor 2-1 atas PSM Makassar.

Menurut Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago, kemenangan anak asuhnya ini berkat kerja keras yang ditunjukkan dalam 90 menit waktu pertandingan. “Selain kerja keras pemain, ini juga merupajkan suatu ‘mukjizat’ dari Tuhan,” katanya dalam sesi jumpa wartawan pasca laga.

Sementara itu, Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert mengaku timnya serasa timpang tanpa tiga pemai impornya terutama Wiljan Pluim yang beroperasi di lini tengah. “Pluim bisa dikatakan salah satu pemain terbaik di Liga Indonesia saat ini. Tanpa dia, sangat terasa kreasi serangan kami berkurang. Sebab, kami hanya memanfaatkan counter attack dari lini belakang langsung ke depan tanpa melalui lini tengah,” ujarnya.

Kemenangan Barito Putera kali ini merupakan kemenangan perdana tim berjuluk Laskar Antasari bermain di kandang sendiri, sekaligus memutus catatan buruk saat berjumpa PSM Makassar. Sebab, dalam empat pertandingan terakhir Barito Putera tak pernah meraih kemenangan melawan tim Juku Eja tersebut baik itu bermain di kandang maupun tandang.
SUHAIMI HIDAYAT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here