Jaga Kearifan Lokal dan Kebudayaan Banjar melalui Lomba Olahraga Tradisional

1324

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sebagai upaya melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal yang ada di Kalimantan Selatan, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar lomba bagasing, balogo dan memasak ikan saluang di Siring 0 Km Banjarmasin, Jumat (5/7/2019).

Perlombaan tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Festival Budaya Banjar dan Pariwisata Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Dahnial Kifli mengatakan, event itersebut juga sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI.

“Dengan adanya event ini, kita berkesempatan memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata kepada provinsi lain yang hadir di peringatan Harganas,” kata Dahnial.

Digelarnya perlombaan dalam Festival Budaya Banjar dan Pariwisata ini, lanjutnya, bertujuan agar dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Banua.

“Melalui lomba-lomba ini kita ingin melestarikan kebudayaan dengan tidak memandang usia, mau yang muda atau tua mereka tetap menjaga dan melestarikannya,” ucapnya.

Baca Juga :   PKK Kalsel Gelar Beragam Kegiatan Sosial di Momen Harganas

Memang, terlihat yang turut berpartisipasi dalam lomba-lomba tersebut tampak bukan hanya para orangtua, namun anak-anak juga turut ikut lomba bagasing dan balogo.

“Banyak yang mengikuti lomba ini dari kalangan pelajar tingkat SD dan SMP, yang terlihat lebih bagus dan energik, walaupun pengalaman yang muda masih sedikit,” kata Dahnial.

Menurutnya, lomba balogo dan bagasing ini dapat mengasah konsentrasi dan ketajaman dari para peserta yang tentu dengan menampilkan trik-trik tersendiri agar dapat memenanginya.

“Lomba ini diikuti oleh perwakilan di 13 kabupaten/kota yang mengirimian 5-6 komunitas, padahal masih banyak lagi yang ingin ikut, namun karena waktu mepet, panitia membatasinya,” ujar Dahnial.

Sementara itu, adapun alasan menggelar lomba  memasak ikan saluang, menurut Dahnial untuk melatih para ibu-ibu dalam mengkreasikan masakan ikan saluang.

“Kalau kita lomba masak ikan yang lain sudah pasti ada yang sama, namun ikan saluang ini adalah ikan khas Kalimantan,” ucapnya.

Baca Juga :   Peringatan Harganas, Momentum Promosikan Pariwisata Kalsel

Dahnial berharap, ke depan bukan hanya Kalimantan Selatan saja yang menampilkan permainan tradisionalnya, tetapi seluruh Kalimantan juga menampilkan permainan-permainan tradisionalnya.

“Kalau bisa ke depan, kita adakan event tingkat regional Kalimantan, dengan hadiah yang lebih besar dan menarik,” pungkas Dahnial.

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here