Jalan Desa di Tanah Bumbu Rusak Parah Akibat Truk BBM

511
Jalan rusak di Desa Dermaga, Kecamatan Sungai Loban rusak parah akibat dilintasi truk angkutan BBM non-subsidi, Jumat (6/10/2017). Redkal.com/ Slamet

KabarKalimantan, Batulicin – Warga Desa Dermaga, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu mengeluhkan akses jalan desa yang rusak parah akibat kerap dilintasi kendaraan truk tangki.

Akses jalan desa ini menuju makam Pangeran Habib Syarif Ali Alaydrus. Puluhan truk tangki angkutan solar itu milik distributor swasta PT Cahaya Ujung Belingkar (CUB).

Seorang warga desa, Salmiah (40), mengatakan armada tangki BBM solar selalu melintas setiap hari di Jalan Desa Dermaga. Truk mengangkut BBM non-subsidi dari pelabuhan Desa Dermaga ke perusahaan tambang batubara milik BUMA yang ada di Kecamatan Angsana.

Peziarah makam Pangeran Habib Syarif Ali Alaydrus, AB, menguatkan pengakuan Salmah karena sempat terjebak kubangan jalan tanah saat hendak ke makam. Sebab, kata dia, sepanjang jalan terlihat rusak dan berlubang – lubang.

Menurut AB, peziarah mesti menggunakan mobil double gardan untuk sampai ke lokasi makam. Alhasil, ia meminta pemerintah daerah segera menghentikan hilir-mudik mobil angkutan BBM solar milik PT CUB.

Baca Juga :   Pemkab Tanbu Terima Penghargaan Efesiensi Energi

“Karena merusak jalan milik desa, bahkan sangat merugikan masyarakat setempat yang lewat sehari – harinya melintas di jalur itu,” kata AB kepada KabarKalimantan, Jumat (6/10/2017).

Kepala Desa Sebamban Baru, Syaifullah, mengatakan sudah memanggil pihak CUB ke kantor desa. Menurut dia, perusahaan saat itu mewakilkan pelaksana lapangan bernama Miming.

Adapun hasil pertemuan, Syaifullah mengatakan PT CUB siap bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan desa. “Akan menguruk kembali lokasi jalan yang rusak menggunakan tanah dan batu,” kata Syaifullah.

Penelusuran KabarKalimantan mengkonfirmasi kerusakan jalan desa tersebut. Jalan tanah ini terlihat rusak parah dengan banyak jebakan kubangan lumpur. Pantau KabarKalimantan, armada truk rata-rata yang melintas mengangkut muatan 5.000-10.000 liter solar.

PT CUB melakukan aktivitas bongkar-muat solar di dermaga tug boat Cahaya Ramhat yang sedang tambat di Sungai Sebambang Baru. Tapi, KabarKalimantan gagal mengkonfirmasi ke PT CUB yang kabarnya milik H Daeng Mafuji.

Baca Juga :   Truk Batubara Banyak Melintasi Jalan Umum Provinsi

SLAMET RIYADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here