Kam. Okt 1st, 2020

Jalan Sudirman Dijamin Tidak Banjir Lagi

1 min read

BANJARMASIN, KK – Hampir satu tahun Jalan Sudirman, persis di depan Masjid Sabilal Muhtadin ditutup satu jalur karena proyek peninggian jalan. Kini, jalan tersebut akhirnya bisa digunakan dan aktivitas jalan kembali normal terhitung sejak pagi Senin (2/1/2017).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Banjarmasin, Gusti Ridwan Sofyan mengatakan, penyelesaian jalan tersebut sesuai dengan target yang ditentukan pihaknya, meskipun telah melewati musim penghujan, dan adanya penemuan benda peninggalan penjajahan Belanda di lokasi proyeksi. Namun proyeksi tetap bisa diselesaikan tepat di akhir tahun, dan baru bisa diakses awal 2017.
 
“Alhamdulillah, pengerjaan jalan Jenderal Sudirman sudah selesai dan sejak pagi tadi pukul 08.00 Wita, jalan mulai dibuka dan masyarakat dipersilakan untuk menggunakannya lagi seperti dulu,” ucapnya, Senin (2/1/2017) melalui ponselnya.
 
Riduan yang baru saja dilantik menjadi Kadis DPUPR (perubahan dari Dinas Bina Marga, sekaligus penggabungan Dinas Drainase dan Sungai) Kota Banjarmasin ini menambahkan, Jalan Sudirman sendiri sudah ditutup sejak 9 bulan lalu, dan proses pelelangannya dimulai awal Januari 2016 lalu.

“Selesainya jalan memang sangat mendukung melancarkan lalu lintas di sana, ini dilakukan karena sebelumnya jalan tersebut apabila dilanda hujan pasti meninggalkan genangan. Selain hujan, kendala air pasang juga menjadi langganan, sehingga air naik ke media jalan, maka dari itu jalan ditinggikan,” cetusnya.

Sementara itu salah satu warga Banjarmasin, Sahbani mengaku senang jalan tersebut kini sudah bisa dilalui, sehingga ia sekarang tidak perlu lagi berkeliling apabila ingin ke Pasar Sudimampir.

“Mudahan jalan ini tidak ada lagi genangan air, khususnya di depan SPBU Sabilal, sehingga itu arus lalu lintas lancar,” cetusnya. bur/ara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.