Jalan Veteran Kembali ke Pengaturan Awal

258
Rekayasa lalu lintas di Jalan Veteran Banjarmasin. Tampak, marka pembatas jalan masih terpasang.

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sejak kemarin pembatas di median Jalan Veteran tampak tak terlihat, yang tersisa hanya beberapa marka di depan pos polisi pertigaan Jalan Kuripan.

Aba-aba diiringi suara pluit relawan pengatur lalu lintas kembali membaur bersama suara bising knalpot kendaraan yang melintas. Hiruk pikuk lalu lintas bercampur kepulan asap knalpot nampak sibuk.

Dikabarkan jika rekayasa jalan yang sempat menuai kontroversi itu dihentikan, alias tidak diterapkan lagi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, saat dikonfirmasi mengaminkan jika rekayasa memang dihentikan, akan tetapi hanya untuk sementara waktu. Alasannya rekayasa kemarin hanya bersifat uji coba.

“Setelah dibuka masih macet ga? Rekayasa kemaren kan lumayan tuh mengurangi macet,” ucapnya di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (15/2/2018).

Penghentian sementara itu dilakukan sebagai perbandingaan. Sebab banyak yang beranggapan jika rekayasa yang dilakukan tidak ada pengaruhnya dengan arus lalu lintas. Malah hanya membuat masyarakat merasa sulit karena membali arah terlalu jauh.

Baca Juga :   Fokus: Seni Revolusioner yang Gagal di Kalimantan Selatan (2)

Selain itu, para pedagang Pasar Kuripan juga mengeluhkan dengan kegiatan tersebut. Mereka merasa akibat rekayasa tersebut pendapatan menjadi menurun.

“Ketika dibuka seperti semula, coba kita liat bagaimana hasilnya. Kalau masih macet silahkan dipertimbangkan hasil rekayasa kemarin,” ujar orang nomor satu di kota seribu sungai itu.

Disinggung tentang dihentikanya rekayasa disebabkan adanya permintaan dari Pemerintah Provinsi, Mantan anggota DPRD Kalsel itu menjawab dengan lugas. “Saya tidak mempersoalkan itu,” jawabnya.

Menurutnya, kalau dishub provinsi yang meminta, ia mempersilahkan. Sebab bagi Ibnu Sina rekayasa itu hanya bersifat uji coba.

M SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here