Jatuh-Bangun Istri Tentara di Lomba Kemerdekaan 

305

KabarKalimantan,Paringin– Kodim 1001/Amuntai-Balangan dan Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Cabang XXIV menggelar bermacam perlombaan yang diikuti oleh koramil lingkup Kodim 1001. Lomba ini dalam rangka memeriahkan dirgahayu kemerdekaan RI ke-72. Adapun lomba yang digelar yakni lomba tarik tambang ,lomba bakiak dan permainan woodball atau Bola Kayu

Kemeriahan pun terlihat dan nampak rasa kebersamaan antar anggora TNI dan Istri dimana dalam pertandingan tersebut seperti dalam lomba adu kuat tarik tambang ibu-ibu bersemangat menarik tambang untuk mengalahkan lawan. Mereka rela jatuh terseret tali tambang.  Begitu pun lomba lari bakiak, ibu-ibu terjungkal karena tidak seirama mengayunkan kaki bersamaan.

Namun terasa lelah dan capek terobati dengan semangat canda tawa.  Sebagai juara satu tarik tambang dimenangkan oleh tuan rumah dari Persit Koramil Juai dan juara satu Lomba bakiak dari persit Koramil Paringin.

Dalam kesempatan tersebut ketua Persit Ny Aria Sanggita Saleh mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk memupuk persaudaraan  dan kebersamaan sekaligus memeriahkan kemerdekaan RI inilah sebagai bukti sebagai warga negara untuk mengenang jasa para pahlawan dalam meraih kemerdekaan.

“Kita para istri prajurit harus selalu siap mendukung tigas tugas yang diemban oleh suami untuk menjaga kedaulatan NKRI,” ujar dia.

Dalam kegiatan Arisan Persit selaku pembina Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 1001 Amuntai Balangan Letkol Kav Aria S. Saleh, S.E.,M.Si didampingi Ketua Persit memperkenalkan olahraga Woodball atau Bola Kayu kepada ibu ibu Persit.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa olahraga woodball adalah merupakan permainan hampir mirip dengan permainan golf (ada stick dan hole), namun ada modifikasi stick menjadi mallet dan hole menjadi gate.

Para Danramil pun diberi pelatihan singkat cara memainkan olahraga bola kayu  dan diharapkan permainan woodball atau bola kayu dapat di dipopulerkan tengah tengah masyarakat sekaligus sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat.

“Memang ini permainan baru namun ini bisa dimanfaatkan untuk sarana mendekatkan tentara dengan masyarakat sehinggabTNI bisa  menjadi sahabat masyarakat,”pungkasnya.

 

F M Hidayatullah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here