Jembatan Ambruk, BPBD Siapkan Perahu Karet

579

KabarKalimantan, Marabahan– Warga Desa Bangkit Baru dan Tanipah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala tiba-tiba saja dikejutkan dengan kejadian yang tak diduga. Jembatan mandastana tanipah seketika ambruk pada pukul 11.30 waktu setempat, kamis (17/8/2017).

Warga yang sedang ramai merayakan hari kemerdekaan dengan berbagai lomba langsung saja menggerumbungi lokasi. Jembatan untuk menyeberangi sungai alalak itu patah di bagian tengah.

Jembatan Mandastana Tanipah menjadi akses utama warga kecamatan Mandastana. Sebab, jembatan tersebut menghubungkan sedikitnya empat desa. Yakni, dari Desa Bangkit Baru menuju Desa Tanipah, Tatah Layung dan Sungai Ramania.

Kepala Desa Bangkit Bangkit Baru Muhammad Alek menjelaskan, dugaan sementara ambruknya jembatan disebabkan adanya pergeseran pondasi jembatan. Sebab lokasi jembatan merupakan tempat bertemunya tiga arus sungai. Yakni sungai puntik dan sungai tanipah yang bertemu di arus sungai Alalak. “Sebelumnya tidak ada tanda-tanda,” katanya.

Jembatan Mandastana Tanipah yang dibangun sejak 2015 itu menjadi penting bagi warga kecamatan Mandastana. Sebab jembatan tersebut menjadi akses menuju pasar yang berada di Desa Tanipah.

Selain itu, penduduk di tiga desa yang mayoritas bekerja sebagai petani merasa kesulitan. Pabrik pengolahan padi yang aktif terletak di Desa Bangkit Baru. “Jembatan alternatif cukup jauh dari sini,” kata Alek.

Menyikapi kejadian tersebut, camat Mandastana Suyut Sugianto yang meninjau lokasi sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. “Sore ini akan didatangkan perahu karet,” katanya.

M Ali Nafiah Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here