Kalah 0-3 atas Barito Putera, Edi Simon : Itu Sangat Wajar

551

KabarKalimantan, Kotabaru – Kotabaru FC harus mengakui ketangguhan Barito Putera dalam laga Piala Indonesia yang digelar di Stadion Bamega, Kotabaru, Jumat (29/6/2018). Tim asuhan Edi Simon menelan kekalahan 0-3 dari Laskar Antasari.

Bukan tanpa perlawanan, namun perbedaan kasta kedua tim jelas menjadi tolak ukur yang membedakan kualitas permainan. Al hasil, kurang dari satu menit atau tepatnya baru berjalan 27 detik pertandingan babak pertama, penjaga gawang Kotabaru FC Sulung Sabas Salia harus memungut bola dari gawangnya. Gol pertama untuk Laskar Antasari tersebut tercipta melalui Bijahil Chalwa.

Dua menit berselang, Barito Putera yang tampil tanpa sejumlah pilar andalannya kembali berhasil merobek jala gawang Kotabaru FC. TA Mushafry yang didapuk sebagai kapten tim Laskar Antasari mencatatkan namanya di papan skor. Kedudukan menjadi 0-2 untuk kemenangan Barito Putera.

Kotabaru FC yang seakan kaget dengan gol cepat Barito Putera pun tak tinggal diam. Skuad asuhan Edi Simon Badawi mencoba bangkit mengejar ketertinggalan. Namun, sejumlah serangan yang dilesakkan Kotabaru FC patah di kaki benteng pertahanan Barito Putera yang dikawal M Rifqi.

Baca Juga :   Imbang Lagi Bermain di Kandang Sendiri

Keasyikan menyerang, tanpa transisi yang sempurna membuat Kotabaru FC lagi-lagi kebobolan. Kali ini, giliran Nazarul Fahmi yang sukses menyarangkan si kulit bundar ke gawang Sulung Sabas pada menit ke-13. Keunggulan Barito Putera 0-3 itu pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Kotabaru FC tampil lebih bagus dibandingkan pada babak pertama. Sejumlah peluang yang kerap membahayakan gawang Barito Putera yang dikawal Dian Agus Prasetyo mampu diciptakan.

Namun sayang, kepiawaian Dian Agus Prasetyo di bawah mistar gawang mampu menggagalkan sejumlah peluang yang membahayakan itu hingga membuatnya mencatatkan clean shet pada pertandingan yang disaksikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dan sejumlah pejabat pemerintahan di Kabupaten Kotabaru itu.

Pertandingan yang disaksikam sekitar 5.000 pasang mata itu pun berkesudahan dengan skor 0-3 untuk keunggulan Barito Putera.

Menaggapi tim asuhannya yang menelan kekalahan cukup telak, Pelatih Kotabaru FC Edi Simon Badawi pun mengatakan kekalahan itu cukup wajar. Pasalnya, Barito Putera memang lebih diunggulkan karena dua kasta lebih tinggi dibandingkan Kotabaru FC.

Baca Juga :   Sayed Jafar Cetak Dua Gol pada Laga Eksebisi Pembukaan Dandim Soeratin Cup U-17

“Dari segi pengalaman, kami jelas kalah. Makanya, kekalahan ini sangat wajar. Namun, banyak pelajaran yang kami petik dari pertandingan ini yang nantinya akan kami jadikan bahan evaluasi untuk melakoni pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Edi dalam sesi jumpa wartawan pasca laga.

Tak lupa, Edi juga sangat mengapresiasi seluruh anak asuhnya yang sudah berjuang selama jalannya pertandingan. “Permainan yanh ditunjukkan pemain saya sudah sesuai dengan skema yang kami ingin kami terapkan. Ke depannya saya akan terus melakukan pembenahan agar bisa lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementata itu, Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago mengaku kemenangan anak asuhnya itu sangat cukup untuk menjadi modal menghadapi laga-laga berikutnya.

Jacksen juga memuji permainan yang ditampilkan Kotabaru FC. Pelatih berkebangsaan Brasil ini mengaku salut dengan perjuangan dan penampilan Kotabaru FC. “Meski berada di kasta berbeda, namun mereka mampu memberikan tekanan kepada kami. Hal itu terlihat di sepanjang jalannya laga babak kedua. Mereka bermain lebih percaya diri hingga kami tak mampu lagi menambah pundi-pundi gol kemenangan,” pungkasnya.

Baca Juga :   Main di Kandang MU, Barito Putera Tanpa Dandi Maulana

Ardiansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here