Kapal Ramadhan ACT Kalsel Hadirkan Tawa di Muara Sungai Kelayan

1778

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sore Kamis (23/5) sepanjang Sungai Kelayan Banjarmasin tampak dua perahu motor melintas, memecah kekhusyukan rutinitas warga. Orang tua yang sedang mandi dan mencuci baju, serta anak-anak yang sedang asyik berenang di sungai berair keruh itu pun seperti sedang bertanya, ”Siapa mereka dan mau apa?”.

Sepuluh anak muda yang berada di atas perahu itu memang baru pertama kali melintas di sana. Wajah sumringah mereka menjadi pemandangan asing bagi warga pinggiran Sungai Kelayan. Sepuluh anak muda itu merupakan relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banjarmasin dan Duta Damai Banjarmasin.

Koordinator Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan Muhammad Budi Rahman Wahid menyebutkan bahwa kegiatan sore itu merupakan implementasi dari Kapal Ramadan. “Ini adalah Kapal Ramadan yang perdana kami layarkan di Banjarmasin. Insya Allah akan menyusuri Sungai Kelayan berbagi sajian buka puasa,” ujarnya.

Baca Juga :   ACT Kirim 20 Truk Bantuan Pangan ke Pandeglang dan Lampung Selatan

Berangkat dari Pelabuhan Pasar Lima, Kapal Ramadhan menuju ke Muara Sungai Kelayan membawa 200 paket sajian berbuka puasa. Sebagian juga dibagikan kepada warga yang sedang berada di bantaran sungai.

Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit, Kapal Ramadan akhirnya bersandar di ujung Sungai Kelayan, tepatnya di Jl Simpang Limau RT 20 Kelurahan Tanjung Pagar Banjarmasin. Ratusan warga menyambut dengan penuh suka cita.

Misliani, ibu rumah tangga berusia 45 tahun, sembari menggandeng sang cucu tampak terus tersenyum. Sekotak sajian berbuka puasa rupanya menjadi kebahagiaan tersendiri baginya. “Kami di sini kebanyakan buruh, jadi penghasilan ya pas-pasan. Senang sekali ada bantuan untuk berbuka puasa hari ini,” ucapnya.

Ketua RT Musa Ogut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para dermawan. “Semoga Allah limpahkan kesehatan dan dibukakan pintu rezeki yang seluas-luasnya,” doa Musa untuk para dermawan.

Baca Juga :   Tsunami Hantam Pesisir Palu, ACT Kalsel Buka Lumbung Peduli

Kelayan adalah nama daerah di Banjarmasin yang merupakan kawasan padat penduduk. Pemukiman yang padat dan hanya terbuat dari kayu menyebabkan kawasan ini rawan kebakaran. Sebagian besar warga Kelayan berprofesi sebagai buruh. Khusus di Jl Simpang Limau, mereka menggantungkan hidup dengan menjadi buruh di Pasar Lima, yaitu dengan menjadi pengupas bawang. Untuk itulah sungai menjadi transportasi utama mereka sehari-hari sebagai sarana untuk mencapai lokasi kerja.

Hari itu sajian berbuka puasa yang diamanahkan ke ACT mampu menghadirkan tawa untuk warga Kelayan. Insya Allah Kapal Ramadan siap hadir menebar kebaikan dermawan.

Reporter : Syhari Ramadhan/ACTKalsel

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here