Kapal Tenggelam, Semua ABK KM Makmur Rejeki Asal Jawa Tengah

772
Proses evakuasi mayat korban tenggelamnya KM Makmur Rejeki, Selasa (14/11/2017). Kapal penangkap ikan itu karam di Selat Sulawesi pada Senin dini hari (13/11/2017). Istimewa for Redkal.com

KabarKalimantan, Kotabaru – Kapal penangkap ikan, KM Makmur Rejeki karam di perairan Selat Sulawesi perbatasan antara Kabupaten Kotabaru dan Sulawesi Barat pada Senin dini hari (13/11/2017). Satu anak buah kapal (ABK) ditemukan tewas dan enam lainnya masih hilang.

Nahkoda KM Makmur Rejeki, Rasulin (48), mengatakan para nelayan bertolak dari perairan utara Jawa Tengah pada Sabtu (4/11/2017). Rasulin mengakui sudah 12 hari melaut untuk mencari ikan. Menurut dia, terbaliknya kapal saat ABK sedang menarik jaring kapal kemudian disapu gelombang laut.

“Dengan hitungan detik, langsung terbalik yang mana mengakibatkan para anak buah kapal dan diri saya langsung spontan terkejut dan masing-masing menyelamatkan diri,” kata Rasulin.

Ia sempat berenang sepanjang 1 mil dengan memakai galon air kosong untuk menghampiri kapal-kapal nelayan yang ada di sekitarr lokasi. “Kami melakukan penangkapan ikan, setiba di kapal nelayan tersebut saya meminta tolong untuk menjemput anak buah kapal saya yang masih selamat,”ujar Rasulin.

Baca Juga :   300 Kios di Pasar Kemakmuran Ludes Terbakar

Kepala Pos Basarnas Kotabaru, Teguh, mengatakan bersama TNI AL, Polair Polres Kotabaru, dan masyarakat terus melakukan pencarian enam orang korban yang belum ditemukan. Korban selamat untuk saat ini sudah berada di kantor Basarnas.

“Dan para korban yang selamat dari musibah karamnya KM Makmur Rejeki sudah kami amankan di kantor Basarnas yang berada di Jalan Raya Stagen,” kata Teguh.

ARDIANSYAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here