Menu

Mode Gelap

Banjarmasin · 5 Jun 2020 21:43 WIB ·

Kasus Covid-19 di Kalsel Jadi Sorotan Presiden


 Kasus Covid-19 di Kalsel Jadi Sorotan Presiden Perbesar

KabarKalimantan, Banjarmasin – Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu dari tiga provinsi yang mencatatkan kasus sebaran Covid-19 terbanyak di Indonesia. Bahkan, hal ini disoroti Presiden RI Joko Widodo.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel H Abdul Haris Makkie menilai itu merupakan hal yang wajar.
“Kita berterimakasih dan adalah hal wajar seorang presiden memiliki kekhawatiran seperti itu. Karena tingginya angka kasus sebaran virus corona di Kalsel. Karena itu, atas perintah gubernur kita terus melakukan upaya-upaya untuk menekan jumlah kasusnya agar menurun,” kata Haris di Gedung Aula Dekranasda Kalsel, Jumat (5/6/2020).
Menurut Haris, tingginya kasus Covid-19 di Kalsel ini merupakan upaya dan langkah dalam penanganan dengan melakukan tracing dan tracking oleh tim survilen kepada masyarakat yang diduga terpapar Covid-19 di sepanjang Juni-Juli. “Dari skenario yang kita jalankan ini, ditargetkan pada akhir Juli dan Agustus terjadi pelandaian,” ucap Haris.
Dalam kesempatan tersebut, Haris tidak bosan-bosannya mengimbau masyarakat agar dapat menjalankan dan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan hati nurani dan kejujuran untuk mau dan bersama-sama menangani Covdi-19. “Mari kita bersama-sama dalam melakukan penanganan ini dengan menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” imbaunya.
Selain itu, Haris mengatakan, ia juga menerima informasi bahwa Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo akan mengunjungi Kalsel.
“Rencananya Minggu ini akan datang dan kemungkinan bersama dua menteri lainnya yakni Menkes dan Menko PMK. Namun belum dapat konnfirmasi dari protokol kedua menteri tersebut, tapi yang jelas Kepala BNPB yang akan datang,” tegasnya.
Ia menyampaikan, kedatangan menteri tersebut dapat memberikan hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi Kalsel. “Saya harap kedatangan menteri ke sini memberi hal positif dan kita manfaatkan untuk bersama-sama menangani ini semua,” pungkasnya.
Adapun data terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel per hari ini kembali mengalami penambahan sebanyak 71 kasus yang berasal dari Tanah Laut 2 kasus, Kotabaru 13 kasus, HSS 1 kasus, HST 3 kasus, Balangan 1 kasus, serta Banjarmasin 51 kasus.
Sementara untuk kasus pasien sembuh ada tambahan 3 orang yang berasal dari Tanah Laut 1 kasus, Kotabaru 1 kasus, dan HST 1 kasus. Sedangkan kasus pasien meninggal kembali ada 1 yang berasal dari Balangan.
Hingga saat ini, total keseluruhan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel berjumlah 1.213 kasus, terdiri dari 1.015 dalam perawatan, 104 kasus sembuh,  94 kasus meninggal dunia. Sedangkan kasus Orang Dalam Pemantauan sebanyak (ODP) 848 kasus, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 235 kasus.
Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sosok Pria Ditemukan Tergeletak Meninggal Dunia di Pinggir Jalan

5 Desember 2021 - 08:59 WIB

Wabup Kotabaru Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Direktur Utama Bank Kalsel Periode 2021-2026

4 Desember 2021 - 20:12 WIB

Warga Skip Lama Geger, Wanita Berusia 61 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia dengan Mulut Mengeluarkan Busa

4 Desember 2021 - 16:28 WIB

Untuk Kesejahteraan Rakyat, Paman Birin Minta Anggaran Diserap Maksimal

3 Desember 2021 - 21:07 WIB

Penyaluran DAK Fisik Se-Kalsel, Batola Raih Peringkat 1

3 Desember 2021 - 17:52 WIB

Noormiliyani Ikuti Seminar Nasional KPK Pada Peringatan HARKODIA

2 Desember 2021 - 21:28 WIB

Trending di Banjarmasin