Kedapatan Bawa Sabu, Rudiannor Diringkus Anggota Polsek Pulau Laut Timur

2 min read
2.409

KabarKalimantan, Kotabaru – Anggota Polsek Pulau Laut Timur meringkus Rudiannoor bin H Mudin yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Siregar melalui Kapolsek Pulau Laut Timur IPTU Kuwat Santoso, Selasa (28/9/2021) mengatakan, penangkapan terhadap pria warga Desa Rampa Lama, Kecamatan Pulau Laut Timur bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan tersangka yang diduga sering melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

Baca Juga :   Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel Ciduk Dua Jaringan Pengedar Narkoba

“Menindaklanjuti informasi masyarakat tersebut, anggota kami langsung melakukan pemantauan di Jalan Desa Sungai Limau yang biasa dijadikan tersangka sebagai tempat transaksi barang haram tersebut,” ujarnya.

Selang beberapa waktu, lanjutnya, anggota yang melakukan pengintaian melihat seorang sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F warna hitam tanpa plat nomor polisi melintas di jalan tersebut.

“Merasa orang yang berkendara itu merupakan target operasi, anggota kami langsung menyetopnya dan memintanya turun dari motornya. Setelah itu, anggota kami langsung melakukan penggeledahan, dan berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu sabu seberat 0,46 gram yang disimpan di dalam kentong tas kecil tas miliknya, juga ada alat hisap sabu berupa pipet, dan sedotan yang terbungkus plastik disimpan di dalam celananya,” terangnya.

Baca Juga :   Melalui Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Kotabaru Beri Jaminan Perlindungan Keselamatan Kerja bagi Tenaga Non PNS

Dengan temuan barang bukti berupa sabu seberat 0,46, dua buah hanpone, sepeda motor yang dikendarai tersangka, alat hisap sabu, sedotan dan tas kecil milik tersangka tersebut pun diamankan ke Kantor Polsek Pulau Laut Tiimur guna dilakukan introgasi untuk pengembangan.

Baca Juga :   Simpan Sabu dalam DVD, Warga Batola Ini Ditangkap Polda Kalsel

“Pelaku terancam dikenakanĀ Pasal 112 Ayat (1) dan/atau 114 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Kuwat Santoso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *