Kejari Tanah Bumbu Ungkap Dugaan Kasus ‘Mark Up’ Anggaran Belanja SKPD

1963

KabarKalimantan, Batulicin – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Bumbu tindaklanjuti dugaan kasus tindak pidana korupsi penggunaan dana daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanah Bumbu Tjakra Eka Suyana melalui Kasi Intel Fajar Seto Nugraha mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus penyelewengan dana daerah di salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Tanah Bumbu itu.

Namun, untuk detailnya Fajar Seto masih bungkam alias belum dapat membocorkan dan menyebutkan inisial ‘tikus kantor’ yang diduga pelaku mark up dana daerah itu dengan alasan datanya belum valid.

“Anggaran yang dimark up oleh salah satu oknum PNS itu belum diketahui nominal keseluruhannya. Namun yang pasti saat ini kami sudah melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Kami juga sudah memanggil lebih dari 10 orang saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya kepada Redkal.com, Senin (22/4/2019).

Baca Juga :   Mantan Kadishub Kota Banjarmasin Divonis 16 Bulan Penjara

Fajar juga memastikan, pihaknya akan bekerja secara profesional terhadap dugaan kasus mark up anggaran dana belanja tersebut.

“Dari status penyelidikan nantinya akan ditingkatkan ke tahap penyidikan, dan apabila terbukti kuat telah melanggar undang-undang tindak pidana korupsi, maka kami akan langsung menetapkan oknum itu sebagai tersangka asalkan sudah ada dua barang bukti yang kami miliki,” ujarnya.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here