Kekerasan kepada Wanita Cenderung Marak di Tanah Bumbu  

253

KabarKalimantan, Batulicin– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengukuhkan pengurus Pusat Pelayanan Terpadu, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Forum Anak Daerah (FAD) demi menekan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemkab Tanbu ingin memastikan hak-hak perempuan dan anak.

Wakil Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor, mengatakan pembentukan dua organisasi ini untuk menekan tindak kekerasan fisik dan psikis terhadap perempuan dan anak di Tanah Bumbu. Ia mengukuhkan 20 orang pengurus P2TP2A dan 17 orang FAD Kabupaten Tanah Bumbu. Hj Darwati ditunjuk sebagai Ketua P2TP2A Tanah Bumbu periode 2017-2022.

“Perannya sangat diharapkan mampu  memfasilitasi segala keluhan masayarakat dan jaminan perlindungan itu benar – benar didapatkan, baik menyangkut hak anak maupun hak perempuan,” kata Sudian Noor saat pengukuhan di halaman kantor Pemkab Tanbu Senin (7/8/2017).

Sementara itu, Hj Darwati, mengatakan organisasinya mesti menciptakan solusi atas persoalan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak. Darwati siap memberikan layanan pengaduan, kesehatan, konsultasi hukum, konsultasi psikologis, rumah aman, kunjungan rumah, penyuluhan, dan pendampingan korban kekerasan.

Menurut Darwati, kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung melonjak. Itu sebabnya, Darwati mengajak elemen masyarakat ikut bertanggung jawab mencegah kekerasan verbal, fisik, dan psikis.

“Kami senantiasa memfasilitasi kalau ada kejadian, sampai pada tahap penanganan hukum  dan solusi  tanpa dipungut biaya sedikitpun,” kata Darwati.

Yadi 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here