Kelanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut Masih Menunggu Sertifikasi

266

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pembangunan megaproyek Jembatan Pulau Laut, Kotabaru dikabarkan mangkrak lantaran pemerintah pusat tak kunjung mengucurkan dana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kalsel Roy Rizali Anwar menyanggah soal mangkraknya pembanguan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu. Pasalnya, saat ini pihaknya sedang menunggu proses sertifikasi pencairan dana segar dari pemerintah pusat.

“Meskipun tidak masuk Project Strategis Nasional (PSN), namun pembangunannya dipastikan tetap berlanjut,” kata Roy saat ditemui usai rapat dengan Komisi III DPRD Kalsel, Rabu (1/8/2018).

Mantan Kepala Dinas PUPR Tanah Buumbu ini menerangkan, pembangunan jembatan yang melintasi Selat Kotabaru itu masuk dalam daftar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Saat ini, lanjut Roy, proses sertifikasi hasil kajian dari komisi keselamatan jembatan panjang terkait rencana pembangunan megaproyek jembatan pulau laut ini masih berjalan hingga berdampak pada pembangunan fisik bentang tengah jembatan yang belum dapat dikerjakan karena anggaran dana APBN belum dapat dicairkan. “Taksiran anggaran mencapai Rp 2 triliun,” jelasnya.

Roy mengatakan, poses dan mekanisme kajian sertifikasi bentang panjang butuh waktu yang cukup lama mengingat tingginya risiko pembangunan jembatan. Pihaknya belajar dari pengalaman kasus ambruknya jembatan Mahakam di Kutai Kartanegara beberapa tahun lalu.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira menyebutkan Pemprov menghentikan sementara pengusulan anggaran pembangunan sarana penghubung melalui dana (APBD) provinsi.

“Sembari menunggu rampungnya pengesahan konsultan sertifikat internasional terkait design jembatan,” kata Fajar.

Pembangunan jembatan Pulau Laut Kotabaru sepanjang 6,5 KM tersebut ditaksir akan menghabiskan Rp 500 miliar dari APBD provinsi dan Rp 500 miliar dari APBD Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu dan sisanya dari APBN.

M Rizal Khalqi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here