Sab. Sep 19th, 2020

Kemenkumham Ingatkan soal Kekayaan Intelektual 

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin –  Kementerian Hukum dan  Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal​ Kekayaan Intelektual mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap hasil karya intelektual seseorang. Investasi kreativitas dan inovasi menjadi simpul penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan dunia.

Gerak perekonomian yang dinamis pasti diikuti dengan upaya komersialisasi inovasi dan kreativitas hasil karya seseorang. Perwujudan akal pikiran semacam itu dilindungi oleh produk hukum, misalnya investasi dilindungi oleh UU Paten; Karya Sastra dan Seni oleh UU Hak Cipta; dan tanda, simbol, nama dilindungi oleh UU Merek.

“Sehingga seseorang memperoleh pengakuan atas hasil karyanya dan mendapat keuntungan finansial dari apa yang telah mereka hasilkan atau ciptakan,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Aidir Amin Daud saat membuka sosialisasi ‘Undang-undang Kekayaan Intelektual’ di Hotel Golden Tulip, Kota Banjarmasin, Kamis (3/8/2017)

Sebanyak 80 orang peserta yang terdiri dari 10 orang dari universitas, 10 orang sentra HKI, 20 orang UMKM, 10 orang litbang industri, 10 orang komunitas kreatif, 5 orang perusahaan swasta, 5 orang BUMN, dan Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Pemateri dan peserta membahas UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, UU Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten, dan UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Selain di Kota Banjarmasin, sosialisasi hak cipta dan kekayaan intelektual menyasar Kota Pontianak, Kalimantan Barat; dan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Imam Suyudi; Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Unan Pribadi; dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Anas Saeful Anwar turut mendampingi Aidir Amin Daud. Selepas acara, Aidir meninjau Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin.

M. Syahbandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.