Kemenkumham Kalsel Minta Peserta Waspadai Penipuan CPNS

357
Tim seleksi CPNS di Kemenkumham Kalsel. Istimewa for Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS ) Kementerian Hukum dan HAM tahun 2017 sudah berakhir. Kementerian akan mengumunkan hasil kelulusan secara resmi pada 9 November 2017 di website http://cpns.kemenkumham.go.id/.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan mengimbau agar para peserta menerima informasi hanya melalui saluran resmi. Seruan ini menghindari kesalahan informasi maupun penipuan terhadap peserta seleksi.

Sebab, Kemenkumham Kalsel sebelumnya menerima informasi yang beredar tentang hasil perhitungan kelulusan tersebut dari sumber yang tidak resmi.

Kepala Bagian Umum Kemenkumham Kalsel merangkap Sekretaris Panitia Daerah, Rakhmat Renaldy, mengingatkan peserta berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar secara liar. Menurutnya, hasil kelulusan adalah hasil dari prestasi peserta itu sendiri.

Rakhmat mengatakan, kelulusan diumumkan melalui website secara resmi. Hasil penilaian kelulusan merupakan keputusan panitia pusat yang akan diumumkan sesuai jadwal.

Baca Juga :   CPNS, 264 Wanita Ikut Tahapan SKB di Kemenkumham Kalsel

Semua tahapan pelaksanaan seleksi dilakukan secara bersih, transparan dan akuntabel serta dibawah pengawasan pihak-pihak yang berkompeten.

“Oleh sebab itu jangan sampai dicederai dengan adanya informasi palsu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang bermotif mengambil keuntungan dengan memberikan janji-janji bisa meluluskan dan mengatasnamakan panitia,” kata Rakhmat, Senin (6/11/2017).

Ditegaskan Rakhmat, Kantor Wilayah tidak pernah mengeluarkan pengumuman ataupun hasil perhitungan kelulusan. Apabila diketahui ada oknum atau pegawai yang memberikan hasil data-data palsu dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan akan ditindak tegas serta dikenakan sangksi pidana.

“Untuk itu diminta kepada masyarakat yang mengetahui dan memiliki informasi yang dimaksud bisa melaporkan kepada layanan informasi dan pengaduan untuk diproses,” dia berkata

M ALI NAFIAH NOOR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here