Kenapa Mayoritas Anggota DPRD Kalsel Tidak Upacara Kemerdekaan?

340

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sebagian anggota DPRD Kalimantan Selatan agaknya kurang berminat mengikuti upacara detik-detik peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di halaman kantor lama Gubernur Kalsel, Jalan Panglima Sudirman, Kota Banjarmasin, Kamis (17/8/2017).

Padahal, para legislator itu sempat protes atas sikap Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang kerap absen ketika rapat paripurna.

Hasil Pantauan KabarKalimantan, dari 55 anggota DPRD Kalsel, hanya belasan anggota mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Anggota DPRD Kalsel, H Supian HK, kecewa atas sikap mayoritas sejawatnya itu. Menurut Supian, para wakil rakyat semestinya antusias ikut upacara HUT RI karena momentum sakral.

Di luar upacara 17 Agustus, H Supian HK mengatakan sejatinya anggota dewan tidak ada agenda kedinasan. “Mestinya koreksi dulu lembaga kita, baru kita mengkoreksi lembaga yang lain. Sangat disayangkan dalam upcara ini hanya 16 anggota DPRD Kalsel saja yang hadir,” ujar Supian HK selepas upacara 17 Agustus, Kamis (17/8/2017).

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, tetap berpikir positif atas minimnya legislator yang hadir di upacara proklamasi itu. Ia menduga kemungkinan setiap legislator ada agenda pribadi yang lebih mendesak.

Maka itulah, Sahbirin mahfum bila banyak anggota DPRD Kalsel berhalangan hadir. “Mungkin mereka ada halangan. Hidup itu pilihan, memaknai kemerdekaan itu dimana saja kita berada, tidak hanya di sini, bisa di Istana Negara, di atas gunung, bisa mana saja,” kata Sahbirin Noor.

Dalam Upacara yang diawali dengan Taater Pendek persembahan dari Korem 101/Anatasari Banjarmasin dan gabungan Mahasiswa ini berjalan cukup hikmat.

M. Rizal Khalqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here