Menu

Mode Gelap

Iptek · 18 Nov 2021 01:04 WIB ·

Kesiapan Sekolah Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka


 Kesiapan Sekolah Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Perbesar

PADA 20 November 2020, pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Dalam SKB tersebut, diantaranya tertuang kebijakan pemberian izin Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di satuan pendidikan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 yang akan berlangsung mulai bulan Januari 2021. Kendati demikian, prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 tidak berubah. Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu, implementasi kebijakan PTM tetap dilakukan secara berjenjang, mulai dari penentuan pemberian izin oleh pemerintah daerah/kanwil/ kantor kemenag, pemenuhan daftar periksa oleh satuan pendidikan, serta kesiapan menjalankan PTM. Selain itu, komite dan orang tua memiliki peran dalam menentukan izin penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada masing-masing satuan pendidikan. Berkaitan dengan kebijakan tersebut, banyak sekolah merespons dengan baik dan berupaya untuk siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan memperhatikan daftar periksa yang terdapat pada SKB. Salah satunya sekolah kami. Untuk menyambut sekolah tatap muka mendatang, salah seorang guru sekolah kami menjelaskan sekolahnya sudah melakukan beberapa kegiatan. Seperti penyediaan sarana sanitasi terutama tempat cuci tangan dengan sabun serta melakukan pembelian hand​ sanitizer untuk berjaga-jaga jika tempat cuci tangan yang disediakan mengalami hambatan.

Baca Juga :   Pusat Pendidikan Pertama adalah Keluarga

Selain itu sekolah juga memberikan masker kepada setiap siswa agar terbiasa menggunakan masker. Kami juga membeli thermogun​ agar setiap siswa secara dini dapat diidentifikasi suhu badannya. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, fasilitas kesehatan (puskesmas) dapat dengan mudah diakses menggunakan berbagai sarana transportasi. Selain melakukan berbagai kesiapan yang terdapat dalam daftar periksa, perwakilan orang tua/wali juga sudah memberikan persetujuan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Hanya saja sekolah baru memiliki sebagian data terkait pemetaan warga satuan pendidikan yang memiliki riwayat kesehatan. Berdasarkan daftar periksa yang harus dipenuhi oleh sekolah, sebagian besar daftar sudah terpenuhi meskipun pada pelaksanaannya perlu perbaikan kembali. Namun setidaknya sekolah kami cukup siap untuk melaksanakan tatap muka.

Antara sekolah dan Puskesmas hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer. Sementara untuk pemetaan warga satuan pendidikan sekolah kami dan begitu juga riwayat perjalanannya, terdapat sebagian kecil warga di sekitar sekolah yang terbiasa berlalu lalang pulang pergi ke pusat keramaian. Namun demikian, mayoritas warga merupakan penduduk lokal yang bermata pencaharian sebagai petani. Untuk jarak kediaman peserta didiknya dengan sekolah relatif dekat, sehingga hampir semua peserta didik melakukan perjalanan menuju sekolah dengan berjalan kaki. Selama masa Pandemi Covid-19 ini, pada bulan Juli 2020 selama tiga pekan sekolah pernah melaksanakan PTM. Pada saat itu, berdasarkan petunjuk dari pemangku kebijakan dengan mengalokasikan dana BOS, sekolah kami pun telah memenuhi standar daftar periksa kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan PTM. Untuk memenuhinya, pada akhir bulan Mei sekolah telah menyediakan tempat cuci tangan pada beberapa titik strategis sekolah, melakukan revitalisasi toilet, dan membeli thermogun​ ​, serta menyediakan masker bagi seluruh peserta didik dan warga sekolah.

Baca Juga :   Sebab dan Ciri-ciri Penyakit Mental

Sementara, pembelajaran dengan pendekatan Belajar dari Rumah (BDR) berdasarkan pengalaman yang pernah dilakukan sebelumnya, tidak dapat dilaksanakan secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut sekolah kami, menyatakan siap melaksanakan PTM. Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam hal mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka diantaranya pimpinan sekolah beserta tim menginventaris hal-hal yang harus dipenuhi sesuai dengan daftar periksa sebagai syarat diperbolehkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Mendata ketersediaan sarana kebersihan dan kesehatan. Jika ada kekurangan atau belum tersedia maka sekolah bersama pihak pihak terkait akan kerjasama menyediakannya. Langkah selanjutnya dalam persiapan PTM, juga memastikan sekolah mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu juga berkoordinasi untuk dapat bekerjasama dengan puskesmas atau klinik terdekat. Sebagai pemetaan terhadap aspek kesehatan (comorbid​ control​), akses transportasi dan riwayat perjalan peserta didik beserta keluarganya, sekolah mengirimkan survey google​ form​ untuk diisi terkait hal-hal tersebut.

Baca Juga :   Rendahnya Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris

Selain itu juga mengumpulkan data atas informasi persetujuan dari orang tua peserta didik melalui surat pernyataan persetujuan orang tua bermeterai​. Sementara dari aspek moda transportasi, seluruh peserta didik menggunakan kendaraan pribadi baik itu mobil maupun motor. Bahkan ada yang berjalan kaki atau bersepeda. Untuk kelengkapan peserta didik seperti masker, face​ shield, hand sanitizer dan kebiasaan hidup sehat dan bersih pun juga sudah sangat baik. Musyawarah atau diskusi tersebut sangat perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi dan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan dari pihak sekolah untuk menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka. Meski demikian sejauh ini telah mengupayakan dan siap jika Pembelajaran Tatap Muka jadi dilakukan dengan segala ketentuan atau syarat yang harus dipenuhi.

Oleh: Siti Rohani S.Pd SD
Guru Kelas VI di SD Negeri 1 Sukadamai

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Peran Orang Tua Mendidik Anak di Masa Pandemi

26 November 2021 - 15:33 WIB

Guru Sekaligus Pengusaha

22 November 2021 - 20:28 WIB

Pentingnya Alat Peraga dalam Pendidikan

21 November 2021 - 20:34 WIB

Covid-19 dan Ketidaksetaraan dalam Proses Belajar di Indonesia

19 November 2021 - 13:52 WIB

Suka Duka Menjadi Guru Sekolah Dasar, Meski Harus Ekstra Sabar Tapi Menyenangkan

18 November 2021 - 01:07 WIB

Pembelajaran Jarak Jauh Saat Pandemi untuk Siswa SD Kelas Rendah

17 November 2021 - 04:21 WIB

Trending di Iptek