Ketua Bawaslu RI: Ramadhan Jangan Dipakai Kampanye

139

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan SH mengajak seluruh parpol peserta pemilu 2019 agar menjaga kesucian bulan Ramadhan.

“Kita jaga sama-sama kesucian bulan puasa. Jangan sampai digunakan untuk ajang kampanye,” katanya saat menghadiri kegiatan sosialisasi peraturan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Hotel Arya Barito, Banjarmasin (16/5).

Sebagaimana diketahui, kampanye pemilu 2019 akan dimulai pada 23 September 2018 mendatang. Pada saat masa pra kampanye, parpol tidak diperkenankan melakukan kegiatan kampanye.

Abhan menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers untuk membuat solusi Bersama demi menjaga kondusifitas masa pra kampanye. Kegiatan sosialisasi untuk internal partai, hanya boleh berlangsung di ruang tertutup. Itupun dengan harus menyampaikan pemberitahuan pada bawaslu dan KPU.

Mengingat ibadah bulan Ramadhan yang berlangsung dalam masa kampanye, Abhan mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menghalangi niat siapa pun untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. “Islam kan mengajarkan, jika memberi dengan tangan kanan, tangan kiri itu tidak melihat,” ujarnya.

Baca Juga :   Jelang Pilkada, Polda Kalsel Awasi Kampanye Gelap

Menurut Abhan, kampanye berarti melakukan ajakan langsung kepada masyarakat untuk menentukan pilihan dalam pemilu. Pelaksanaan ibadah puasa bulan Ramadhan yang terbentur dengan masa pra kampanye tetap terjaga kesuciannya.

“Jangan ditunggangi dengan kepentingan kampanye partai politik dan kampanye pasangan calon,” ucapnya.

Selain itu, menurut Abhan, kegiatan reses yang biasa digunakan anggota legislatif untuk menyerap aspirasi dari masyarakat masih diperkenankan. Sebab, hal tersebut merupakan hak anggota dewan. Akan tetapi, Abhan tetap mengingatkan agar jangan sampai ada muatan atau unsur kampanye dalam kegiatan itu.

M ALI NAFIAH NOOR

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here