Ming. Feb 28th, 2021

Ketua Komisi II DPRD Kalsel Siap Mundur

1 min read

BANJARMASIN,KK – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan selatan (Kalsel), Suwardi Sarlan siap mengundurkan diri jika dalam tempo 7 hari tidak menyampaikan aspirasi mahasiswa ke pemerintah pusat.

“Saya bersedia mundur dari DPRD jika tak sampaikan aspirasi kalian,” ucapnya pada pendemo di halaman rumah Banjar, Kamis (12/1/2017)

Puluhan masa yang tergabung dari Badan Esekutif Mahasiswa (BEM) se Kalsel dan aktivis mahasiswa ini, menuntut agar anggota dewan menyampaikan 4 poin yang dinilai merugikan masyarakat, seperti kenaikan tarif dasar listrik, naiknya harga BBM, pemakaian Tenaga Kerja Asing (TKA), dan pemberlakuan PP 60/2016 tentang retribusi penerimaan negara bukan pajak.

Sebelumnya, beberapa mahasiswa telah melakuakan aksi sweeping ke seluruh ruangan anggota dewan, namun berakhir dengan kekecewaan, karena para wakil rakyat tersebut tidak berada di tempat.

Setelah melakukan aksi sweeping, perwakilan pendemo ini kembali ke halaman sekertariat dewan untuk menyapaikan aspirasinya pada beberapa anggota dewan yang sudah menerima kehadiran mereka.

Tak puas dengan aksi itu, para pendemo meminta kepastian anggota dewan untuk segera menyampaikan aspirasinya dan menanda tangani surat perjanjian. Demonstran juga mengancam, akan melakukan aksi lanjutan apabila dalam 7 hari kedepan tidak disampaikan kepada pemerintah pusat. “ini bukan aksi terakhir kami,” ujar para demonstran.

Aksi yang juga digelar di 19 titik di Indonesia ini, ternyata disambut antusias oleh salah seorang warga yang melintas, ia mengaku mendukung dengan apa yang disampaikan para pendemo. Sebab menurutnya apabila bahan bakar naik, ia akan sedikit kesusahan mencari rezeki.

“Saya sih setuju mas, soalnya akan berpengaruh dengan usaha saya,” tutur salah seorang pengendara motor saat berhenti sejenak melihat aksi tersebut. bbe/ara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.