Komisi I DPRD Kalsel Apresiasi BPBD Tabalong

1052

KabarKalimantan, Banjarmasin – Komisi I DPRD Kalsel belum lama tadi melaksanakan kunjungan kerja ke dalam daerah. Itu untuk meninjau kesiapan daerah menghadapi cuaca alam saat ini.

Kunjungan itu dilaksanakan pada 27-28 Januari 2019. Kali ini yang menjadi sasaran adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong.

Wakil ketua komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas mengatakan, ada beberapa hal yang patut diapresiasi dari apa yang telah dilakukan BPBD Tabalong. Mereka bisa dijadikan contoh untuk daerah lain. “Kegiatannya sangat positif,” katanya.

Yang agak mencolok, menurut Suripno, ialah soal aturan main mereka. BPBD Tabalong menjanjikan batas waktu dalam kesigapan terhadap bencana.

“Bila dapat laporan bencana, dalam 15 menit mereka harus sudah sampai di lokasi. Jika lewat, masyarakat diberi peluang untuk mengklaim itu sebagai kerugian akibat kelalaian. Pemerintah bisa dituntut ganti rugi,” ujarnya.

Suripno mengakui, BPBD Tabalong adalah satu-satunya yang menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sesuai.

Selain itu, BPBD Tabalong membentuk Unit Penanggulangan Bencana Swadaya dari Badan Pemadam Kebakaran swasta.

“Tugas BPK diperluas. Biasanya hanya pemadam kebakaran perumahan. Kini juga bergerak di bencana longsor, puting beliung, dan kebakaran,” ucap Politikus Partai Keadilan Bangsa (PKB) itu.

Dalam kunjugan itu, Komisi I DPRD Kalsel juga meraup aspirasi BPBD. Suripno menyampaikan harapan mereka agar semua daerah di Kalsel mendapat bantuan berupa unit mobil tangki pemadam dari pemerintah provinsi.

Munurut Suripno, selama ini ada keluhan koordinasi yang belum sinkron antara Damkar dan BPBD. Misal tejadi kebakaran perumahan. Damkar bergerak, BPBD membantu. Sebaliknya, jika ada bencana alam Damkar masih sulit untuk berkoordinasi.

“Dengan adanya alat itu  BPBD dapat mempercepat kinerja mereka,” ujarnya.

M Ali Nafiah Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here