Menu

Mode Gelap

Banjarmasin · 14 Okt 2021 09:12 WIB ·

Komisi II DPRD Kalsel Dorong Pemanfaatan Lahan Eks Tambang untuk Pengembangan Hewan Ternak


 Komisi II DPRD Kalsel Dorong Pemanfaatan Lahan Eks Tambang untuk Pengembangan Hewan Ternak Perbesar

KabarKalimantan, Banjarmasin – Komisi II DPRD Kalsel mengundang sejumlah mitra kerja ke sekretariat mereka di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin pada Rabu (13/10/2021) untuk membahas penggunaan lahan eks tambang dalam pengembangan hewan ternak.

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi II Imam Suprastowo. Adapun mitra yang hadir meliputi Sekretaris Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK Republik Indonesia, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Banjarbaru, Dinas Kehutanan Kalsel, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Laut serta dari PT Arutmin Indonesia.

Imam Suprastowo menjelaskan, pertemuan tersebut adalah tindak lanjut dari surat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Laut yang ditujukan ke DPRD Kalsel, mengenai pinjam pakai lahan eks tambang PT Arutmin Indonesia untuk dijadikan padang penggembalaan ternak.

Baca Juga :   Echa si Putri Tidur Diduga Mengidap Hipersomnia

Menurut Imam, pemanfaatan lahan tidur oleh masyarakat akan membuat lahan tersebut terjaga.“Kita akan terus dorong pemerintah untuk pemanfaatan lahan tersebut,” ucap politisi PDIP tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi mengaku sangat mendukung pemanfaatan lahan eks tambang ini. Menurutnya, program ini mendukung percepatan swasembada pangan di Kalsel. Apalagi, Kalsel merupakan salah satu gerbang ibukota negara yang baru.

“Kami diminta oleh gubernur untuk memanfaatkan semua sumber daya yang ada, untuk bisa mengembangkan komoditi yang saat ini Kalsel masih kekurangan, yaitu komoditi daging merah,” ucap Suparmi.

Baca Juga :   Komisi IV DPRD Banjarmasin Dukung Kebijakan Liburkan Sekolah

Terkait permintaan pemanfaatan lahan eks tambang tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fatimatuzzahra menjelaskan, lahan yang dimohon tersebut bukan eks lahan reklamasi. PT Arutmin, katanya baru melakukan reklamasi di lahan tersebut, sehingga belum bisa dimanfaatkan terlebih dulu.

“Untuk persyaratan pemanfaatan lahan eks reklamasi dari Kementerian Kehutanan adalah tanaman yang ditanam harus berusia 5 tahun,” ungkap Fatimatuzzahra.

Pada kesempatan sama, perwakilan PT Arutmin Indonesia membenarkan lahan yang diminta untuk dimanfaatkan saat ini masih dalam tahap reklamasi.

Baca Juga :   Lensa Foto DPRD Kota Banjarmasin Bulan Juni 2021

“Lahan eks tambang ini sudah kami tanami sejak tahun 2017. Untuk itu kami belum mengajukan penilaian reklamasi ke kementrian, karena dari sisi persyaratannya kami belum memenuhi dari usia tanam,”jelasnya.

Anggota Komisi II DPRD Kaslel Harianto mengatakan, pihaknya mengalami kebuntuan. Pun demikian, Harianto mengaku harus mencari jalan yang tidak menyalahi aturan agar lahan yang dimaksud bisa dimanfaatkan masyarakat banyak.

“Selama itu bukan untuk kepentingan pribadi. Saya yakin pasti akan ada jalan keluarnya. Kita bisa minta solusi ke banyak pihak, misalnya dari kementerian untuk berkonsultasi,”ungkap politisi PKS tersebut.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Sosok Pria Ditemukan Tergeletak Meninggal Dunia di Pinggir Jalan

5 Desember 2021 - 08:59 WIB

Wabup Kotabaru Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Direktur Utama Bank Kalsel Periode 2021-2026

4 Desember 2021 - 20:12 WIB

Warga Skip Lama Geger, Wanita Berusia 61 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia dengan Mulut Mengeluarkan Busa

4 Desember 2021 - 16:28 WIB

Untuk Kesejahteraan Rakyat, Paman Birin Minta Anggaran Diserap Maksimal

3 Desember 2021 - 21:07 WIB

Penyaluran DAK Fisik Se-Kalsel, Batola Raih Peringkat 1

3 Desember 2021 - 17:52 WIB

Noormiliyani Ikuti Seminar Nasional KPK Pada Peringatan HARKODIA

2 Desember 2021 - 21:28 WIB

Trending di Banjarmasin