Korban Keracunan Cairan Etanol di Balangan Bertambah

797
Jenazah WHY dan cairan etanol yang diminum korban. Istimewa

KabarKalimantan, Paringin – Korban dugaan akibat menenggak cairan Polylab Etanol oleh remaja yang kebanyakan masih pelajar di Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, rupanya bertambah .

Dari awal kejadian senin (21/01) korban berdatangan untuk dirawat di RSUD Balangan hingga dua remaja meninggal dunia, belasan lainnya masih dirawat intensif.

Diberitakan sebelumnya, Senin (22/01) sekitar jam 10.00 Wita WHY (21) meninggal dunia diduga akibat dari mengkonsumsi cairan Polylab Etanol dicampur minuman energy sebagai penambah rasa, tidak lama bertambah satu korba rekan WHY yakni MN (17) meninggal yang diketahui juga ikut menenggak cairan tersebut juga meninggal sekitar jam 16.30 Wita.

Dari data yang diperoleh ada 16 orang remaja yang mengaku ikut menenggak cairan etanol tersebut temasuk dua orang yang meninggal.

Dari data Keterangan Polres Balangan Selasa ( 23/01) Dua oranf dinyatakan meninggal dan 10 orang masih dirawat di RSUD Balangan dan empat orang minta pulang setelah dirawat.

Baca Juga :   Unik, Aksi Turn Back Hoax Lewat Mamanda

Dari ketarangan korban yang selamat FS (16) dan WH (19) mengaku minum pada hari Sabtu (20/1), kemudian KH (19) mengaku minum pada hari Jumat (19/1), mengeluhkan sakit dibagian perut bagian bawah dan perut bagian sebelah kanan.

“Awalnya tidak terasa efeknya lamun kelamaaan terasa mual , pusing, dan sakit dibagian perut bahkan sampai muntah,”terang korban.

Sebelumnya, ada yang minum sejak hari Kamis (18/1) namun dampaknya belum membahayakan. Kemungkinan karena sudah kebanyakan cairan etanol sehingga pengaruhnya makin fatal yang mengancam nyawa.

Untuk diketahui, cairan Polylab Etanol memang tidak mudah dijumpai di toko-toko obat di pasaran, bahkan di pusat kesehatan ataupun di Rumah Sakit. Cairan tersebut biasanya dibutuhkan untuk kegiatan praktek di Laboratorium.

Direktur RSUD Balangan, dr Ferri membenarkan bahwa ada 10 rang yang masih dirawat dan dua orang dinyatakan meninggal dan empat orang yang pulang setelah dirawat diusahakan untuk dirawat kembali.

Baca Juga :   Manis, Tebal serta Miliki Bau Khas, Papakin Balangan Juara 3

“Korban yang dirawat kebanyakan mengalami gagal ginjal akibat efek caiaran etanol yang diminum, ini harus dilakukan penanganan serius karna efeknya bisa lebih parah,”Terangnya.

Terkait penanganan kasus , Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni saat ditemui Kabar Kalimantan di ruang kerjanya selasa (23/01) menyatakan belum masuk ke proses sidik kasus , Sementara fokus pada penyembuhan fisik korban dan kondisi psikis .

“Kita tunggu hasil laboratorius untuk memastikan cairan apa yang diminum, sementara kita sudah amankan dua botol cairan polylab etanol untuk barang bukti”Imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan dan pengakuan korban yang selamat, ada tiga lokasi yang digunakan para korban minum cairan etanol yakni dilokasi sekolah menengah kejuruan diparingin tempat korban pertama sekolah, Sekolah menengah di kecamatan Batumandi dan diPoskambling didesa munjung Kecamatan Batumandi.

Dari Kasus ini Kapolres Zamroni berharap menjadi pelajaran untuk semua pihak agar melakukan pengawasan kepada para remaja terutama terkait penyalahgunaan narkoba dan zat berbahaya.

Baca Juga :   ASN Balangan Diwajibkan Pakai Tanda Pangkat

F. M HIDAYATULLAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here